Minggu, Februari 1, 2026
spot_img
spot_img

Bupati Sarolangun Hurmin Panen Raya Jagung Sekaligus Resmikan Jamtung Di Desa Sungai Merah

Bupati Sarolangun Hurmin beserta rombongan saat panen raya perdana jagung di Desa Sungai Merah

KABAR SAROLANGUN – Bupati Sarolangun H Hurmin melakukan panen raya perdana jagung sekaligus peresmian Jembatan Gantung (Jamtung) Pangeran Diponegoro, Desa Sungai Merah, Kecamatan Pelawan, Selasa (11/11/2025).

Kegiatan ini menjadi wujud nyata dukungan pemerintah daerah terhadap penguatan sektor pertanian dan ketahanan pangan, sekaligus bentuk apresiasi bagi para petani yang terus berupaya meningkatkan hasil produksi.

Hadir dalam kegiatan tersebut, sejumlah anggota DPRD Sarolangun Nurdin, Riki Angriawan, Kadis TPHP Sarolangun Dulmuin SP, KPHP Hulu Misriadi, Camat Pelawan Sibawaihi, Kepala Desa Sungai Merah Yulianto, Babinsa dan bhabinkamtibmas, serta PPL dan masyarakat setempat.

Kepala Desa Sungai Merah, Yulianto, dalam laporannya menyampaikan bahwa total lahan yang dikelola di desanya mencapai 3 hektare, di mana 1 hektare difokuskan untuk program ketahanan pangan dengan menanam jagung, sedangkan 2 hektare dikelola oleh Kelompok Tani Margo Mulya.

” Terima kasih kepada bapak bupati, para anggota DPRD, yang telah hadir dalam panen raya sekaligus peresmian jembatan, dan telah memberikan apresiasi terhadap kemajuan Desa Sungai Merah yang dinilai berkembang pesat, baik dari segi pertanian maupun infrastruktur,” katanya.

Bupati Sarolangun H Hurmin

Sementara itu, Bupati Sarolangun Hurmin mengatakan pentingnya kebersamaan dalam mendukung program ketahanan pangan nasional yang digagas Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.

Maka iapun menyampaikan terima kasih kepada jajaran Polri, camat, kepala desa, serta para petani atas kontribusinya dalam menjalankan program penanaman jagung di daerah.

” Saya mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tetap solid dan bergotong royong membangun daerah. Insyaallah jika kita ikhlas berbuat kebaikan, sampai mati pun orang akan mengenang kita. Mari kita kompak bekerja demi kemajuan bersama,”katanya.

Hurmin menegaskan bahwa Pemerintah daerah berkomitmen untuk terus mendukung para petani, baik melalui peningkatan akses sarana pertanian, pelatihan, maupun pembangunan infrastruktur pendukung seperti jembatan dan jalan produksi.

” Semua ini demi memperkuat ekonomi rakyat dan memperlancar mobilitas hasil pertanian. Kita ingin petani Sarolangun bukan hanya mandiri, tetapi juga berdaya saing. Ketika ekonomi rakyat tumbuh, maka kesejahteraan daerah akan meningkat,” katanya.

Hurmin juga mengatakan Jembatan Gantung Pangeran Diponegoro yang diresmikan ini memiliki panjang 35 meter. Jembatan ini menjadi penghubung penting antara Desa Sungai Merah dan wilayah sekitarnya, memudahkan masyarakat dalam beraktivitas dan mengangkut hasil panen mereka.

” Pemberian nama Pangeran Diponegoro diharapkan menjadi simbol semangat perjuangan dan keteguhan masyarakat dalam membangun daerah,” katanya.

” Keberadaan jembatan tersebut tidak hanya menjadi fasilitas fisik, tetapi juga simbol kemajuan desa dan bukti perhatian pemerintah terhadap pembangunan yang merata hingga pelosok,” kata dia menambahkan.

Bupati Sarolangun Hurmin menandatangani prasasti jembatan gantung
Bupati Sarolangun Hurmin memotong pita peresmian jembatan gantung

Dalam kegiatan tersebut, Bupati Sarolangun Hurmin melakukan penandatanganan prasasti jembatan gantung serta pemotongan pita sebagai tanda diresmikannya jembatan gantung tersebut dengan suasana penuh kegembiraan dan kebersamaan tampak jelas, mencerminkan semangat gotong royong masyarakat Desa Sungai Merah dalam mewujudkan Sarolangun yang lebih maju, mandiri, dan sejahtera.

Penulis : A.R Wahid Harahap

- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

BERITA TERBARU