spot_img

Dinas LHD Sarolangun Intens Pantau Kualitas Udara Dampak Karhutla, ISPU Di Sarolangun Per 14 Oktober Di Angka 177 Masuk Kategori Tidak Sehat 

Kondisi Kabut Asap masih melanda di wilayah Kabupaten Sarolangun dan dihimbau masyarakat tetap menggunakan masker karena kualitas udara masih belum sehat

KABAR SAROLANGUN – Dinas Lingkungan Hidup Daerah (LHD) Kabupaten Sarolangun intens melakukan pemantauan kualitas udara dengan melakukan uji laboratorium terhadap Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU) atas penomena kabut asap dampak Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Kabupaten Sarolangun.

Kadis LHD Sarolangun Kurniawan, ST, ME saat dikonfirmasi media online kabarsarolangun.com, mengatakan bahwa kualitas udara di wilayah Kabupaten Sarolangun per 14 Oktober 2026 masih masuk kategori tidak sehat akibat kabut asap yang melanda dengan nilai ISPU 177.

” Setiap hari kita lakukan pengujian sampel dan di beberapa titik yang kita tempatkan bergantian, tapi masih di dalam kota kabupaten Sarolangun. Kondisi kualitas udara hari ini masih dalam kategori tidak sehat, jadi ISPU nya masih 177,” katanya, Rabu (14/10/2026).

Kurniawan menjelaskan nilai ISPU hari ini mengalami tren penurunan dibandingkan pada hari-hari sebelumnya yang bahkan tembus di angka 183.

Kadis LHD Sarolangun Kurniawan, ST, ME

” Tennya sudah mulai menurun dari kemarin. Jadi sudah beberapa hari ini tren untuk ispu kita sudah mulai baik, mengarah ke kategori sehat, tapi kalau hari ini kondisinya masih tidak sehat. Kalau kemarin sempat yang tertinggi 183, itu masih kategori tidak sehat belum lewat dari 200 karena masih pluktuatif, tapi kalau hari-hari ini sudah beberapa hari terakhir trennya turun,” katanya.

Karena masih dalam kategori tidak sehat, Kurniawan tetap menghimbau bagi masyarakat Sarolangun untuk senantiasa tetap menggunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan ataupun sedang bepergian, serta agar bisa mengurangi aktivitas di luar rumah.

Sebab dengan menggunakan masker, tentunya diharapkan dapat mengurangi resiko timbulnya gangguan kesehatan bagi masyarakat seperti inspeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA).

” Kita himbau masyarakat tetap menggunakan masker masih, karena kondisi kualitas udara masih tidak sehat. Kalau bisa mengurangi kegiatan di luar ruangan. Kalau sekalipun ada kegiatan di luar ruangan, harus menggunakan masker,” katanya.

Penulis : A.R Wahid Harahap

- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

BERITA TERBARU