Senin, Mei 20, 2024
BerandaDAERAHAntisipasi Inflasi Daerah, PJ Bupati Bachril Bakri Sidak Ke Pasar Atas Sarolangun

Antisipasi Inflasi Daerah, PJ Bupati Bachril Bakri Sidak Ke Pasar Atas Sarolangun

PJ Bupati Sarolangun Bachril Bakri saat berdiskusi dengan pedagang telor ayam ras dalam sidak ke pasar atas Sarolangun

KABAR SAROLANGUN – Penjabat Bupati Sarolangun Dr Ir Bachril Bakri, M.App, Sc beserta Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Sarolangun melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke Pasar Atas Sarolangun, Jumat (16/06/2023) pagi sekitar pukul 07.00 Wib.

Hal itu dilakukan dalam rangka mengantisipasi terjadinya inflasi daerah dan kenaikan harga komoditi pangan di wilayah Kabupaten Sarolangun.

Dalam kegiatan tersebut tampak hadir langsung Danramil 420-04 Sarolangun Mayor Inf Abdul Aziz, Unit Intelkam Polres Sarolangun, Sekda Sarolangun Ir Endang Abdul Naser, Asisten I Setda Sarolangun Drs Arif Ampera, Asisten II Setda Sarolangun Ramawi, SE, Kabag Ekonomi Setda Sarolangun Davidman.

Selain itu, hadir juga Kadis Perindagkop Sarolangun Drs Muslihadi, Kadis TPHP Sarolangun Ir Dedy Hendry, M.si, Kadis Ketahanan Pangan H Masturo serta sejumlah Kepala OPD Di lingkungan Pemkab Sarolangun, Kepala UPTD Pasar Kab. Sarolangun Herman dan aparat keamanan TNI, Polri dan Satpol PP Sarolangun.

PJ Bupati Bachril Bakri, Sekda Endang Naser dan TPID Sarolangun saat berkeliling di pasar atas sarolangun

Penjabat Bupati Sarolangun Bachril Bakri beserta jajaran TPID Sarolangun tampak melakukan pengecekan barang, komoditi pangan dan harga pangan dari berbagai komoditi, mulai dari Minyak Sayur, Ikan, Daging, Cabe Merah, Beras, Telor, Gula, Ayam Beras serta beragam kebutuhan pokok masyarakat.

Kedatangan PJ Bupati Sarolangun Bachril Bakri pun disambut gembira oleh masyarakat sarolangun serta para pedagang yang sedang melakukan transaksi jual beli, pasalnya kondisi pasar atas Sarolangun di pagi hari memang sedang ramai.

Sejumlah harga pangan yang terpantau harganya, diantaranya Daging Ayam ras sebesar Rp 28.000,-perkg, Daging Kerbau Rp 130.000,-, Ikan Nila Rp 35.000,-perkg, Ikan semah Rp 250.000,-perkg, Bawang Merah Rp 35.000,-perkg, Cabe merah Rp 24.000,-perkg, Cabe Rawit Rp 20.000,-perkg,Kentang Rp 12.000,-perkg, Bawang Putih Rp 38.000,-perkg, Terong Rp 10.000,-perkg.

Selain itu untuk harga Telor Ayam Beras sebesar Rp 56.000,- perkarpet, Ikan es Rp 40.000,-perkg, Ikan Tongkol Rp 55.000,-perkg, Beras Premium Rp 12.000,-perkg, Beras Medium Rp 11.500,-perkg, Gula Premium Rp 13.500,- perkg, Ayam Beras Rp 30.000,-perekor dan  Ayam Kampung Rp 70.000,-perekor

Pj Bupati Sarolangun Bachril Bakri dan rombongan saat mengecek stock dan memantau harga beras

Penjabat Bupati Sarolangun Bachril Bakri usai sidak tersebut mengatakan bahwa dalam pengendalian inflasi ada empat komoditi pangan yang menjadi catatan untuk dilakukan pemantauan harga dalam upaya menekan angka inflasi daerah. Keempat komoditi tersebut yakni beras, telur, minyak curah dan bawang putih.

” Perkembangan Harga, secara nasional ada empat komoditi yang jadi catatan kita, beras, telur dan minyak goreng curah juga diatas rata-rata nasional serta bawang putih, dan saya minta empat komoditi itu dilakukan operasi pasar dalam waktu dekat,” katanya.

Bachril Bakri juga menjelaskan bahwa dari kegiatan sidak ini agar dilakukan operasi pasar dalam menekan harga komoditi pangan yang memang banyak dibutuhkan oleh masyarakat, seperti beras, telor, gula dan cabe.

Selain itu, sebagai antisipasi untuk menghadapi lebaran idul adha tahun 1444 Hijriyah/2023 Masehi nanti, juga agar dilakukan operasi pasar pada komoditi daging, sebab saat ini harga daging di pasaran mencapai Rp 130 ribu perkilonya.

” Terkait lebaran haji, kita juga akan melakukan operasi pasar komoditi yang memang dibutuhkan dan digunakan oleh masyarakat seperti daging. Salah satu cara supaya tidak terjadi peningkatan harga dan inflasi di kabupaten Sarolangun,” katanya.

” Salah satunya dengan kegiatan sidak seperti ini dan juga operasi pasar. Ada beberapa tempat yang kita pantau tadi,  kita akan olah data kembali tapi secara umum tidak jauh berbeda dengan data yang  terakhir,” kata dia menambahkan.

Penulis : A.R Wahid Harahap

- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

BERITA TERBARU