Senin, Juli 15, 2024
BerandaDAERAHAyo Vaksin, Pemkab Sarolangun Siapkan Dana Transportasi Bagi Masyarakat

Ayo Vaksin, Pemkab Sarolangun Siapkan Dana Transportasi Bagi Masyarakat

Wakil Bupati Sarolangun Hillalatil Badri bersama Forkompinda Sarolangun

SAROLANGUN – Pemerintah kabupaten Sarolangun bersama Forkompinda Sarolangun mengelar rapat percepatan vaksinasi Covid-19 yang belum mencapai target hingga saat ini.

Dari hasil rapat yang dilakukan tersebut, Wakil Bupati Sarolangun Hillalatil Badri menyebutkan pihaknya bersama Forkompinda Sarolangun sepakat memberikan sejumlah uang kepada masyarakat yang mau di vaksin demi mengejar target yang molor.

Lanjutnya, pengunaan anggaran yang akan diberikan kepada masyarakat yang mau melakukan vaksin tersebut mengunakan anggaran Covid-19 kabupaten Sarolangun. Jumlah anggaran Covid-19 kabupaten Sarolangun sebesar 44.9 milyar rupiah.

“Anggaran itu sudah ada yang kita siapkan di dana Covid-19, dana itulah untuk mendorong masyarakat kita  untuk vaksinasi,” kata Hillalatil, Senin (25/10/2021) kemarin.

Dia menyebutkan, inisiasi yang diberikan oleh pemerintah kabupaten Sarolangun bersama Forkompinda itu berangkat dari keluhan masyarakat yang tidak memiliki uang transportasi.

“Maka dari kesepakatan itulah kawan-kawan Forkompinda dan sangat mendukung langkah itu,”katanya.

Uang transportasi vaksin yang akan diberikan kepada masyarakat tersebut berjumlah 10 ribu rupiah, perkepala. Selain itu pula penyelenggara Vaksin juga akan menyediakan berupa konsumsi kue ataupun nasi.

“Rp 10.000 untuk satu orang di tambah lagi  kita harus menyiapkan konsumsi seperti nasi kota tetapi tergantung dengan situasi dan kondisi di suatu daerah,” katanya.

Wabup juga menekankan bahwa kesepakatan yang telah dilakukan saat ini tidak memiliki batasan, hanya saja syarat vaksin Covid-19 hanya boleh berusia di atas 12 tahun.

Lanjutnya, fokus Vaksin Covid-19 di Sarolangun nantinya bakal menyasar ke wilayah yang miliki animo tinggi terlebih dahulu Kemudian pula pihaknya juga akan mendorong ke wilayah yang rendah serapan vaksin.(Ks1)

- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

BERITA TERBARU