Senin, Juli 15, 2024
BerandaDAERAHBakal Calon Kepala Daerah, Hurmin Komitmen Perjuangkan Kesejahteraan Pegawai Syaraq, Ponpes dan...

Bakal Calon Kepala Daerah, Hurmin Komitmen Perjuangkan Kesejahteraan Pegawai Syaraq, Ponpes dan MDT 

Bakal Calon Kepala Daerah, H Hurmin saat menyambangi sejumlah pegawai syaraq dalam satu kegiatannya

KABAR SAROLANGUN- Bakal Calon Kepala Daerah (Cakada) Kabupaten Sarolangun H Hurmin, menaruh rasa perhatian serius terhadap keberadaan pegawai Syaraq, Pondok Pesantren (Ponpes) dan Madrasah Diniyah Takmliyah (MDT).

Ketiga item hal tersebut masih membutuhkan komitmen Pemerintah Daerah Kabupaten Sarolangun dalam meningkatkan kesejahteraanny, yang kondisi saat ini belum maksimal.

H Hurmin, yang merupakan bakal calon Bupati Sarolangun Priode 2024-2029 ini menyebutkan pentingnya peran pegawai sarak kehidupan sosial bermasyarakat, baik urusan agama hingga persoalan hukum adat serta persoalan sosial lainnya.

Kedepan hal itu akan menjadi perhatian serius bagi H. Hurmin, pasalnya sosok yang pernah mengabdikan diri sebagai seorang kepala Desa Panti itu, merasa terpanggil melihat nasib para pegawai syaraq.

Menurut dia pegawai syaraq merupakan salah satu komponen penting yang harus diperhatikan kesejahteraan nya oleh pemerintah. sebab kata dia persoalan apapun di tengah kehidupan masyarakat membutuhkan pegawai syaraq.

” Saya pernah menjadi kepala desa, jadi saya sangat tahu nasib para pegawai sarak, imam masjid, pegawai adat, hingga khatib Bilal, bayangkan mulai dari masalah sosial, hingga orang hajatan nikah, serta orang meninggal serta persoalan agama, pegawai sarak selalu paling depan, nah ini jadi perhatian saya,” katanya, Kamis (27/06/2024).

” Jika tuhan mengizinkan saya mimpin daerah ini kedepan nasib pegawai sarak akan jadi perhatian khusus saya, yakinlah saya bukan berjanji jika Allah mengizinkan insya Allah akan saya tunaikan,” kata Hurmin menambahkan dengan lantang, didepan masyarakat Desa Jernih Air Hitam, Sarolangun.

Selain itu lanjut dia, persoalan nasib guru madrasah serta infrastruktur madrasah ta’miliyah pengajian anak sore hari, juga disebutnya yang memerlukan perhatian serius dari pemerintah.

Dirinya mengaku sering mendengar keluh kesah soal MDT, mulai dari honornya hingga soal sarana dan prasarana yang jadi membutuhkan perhatian.

” Saya sedih ketika mendengar keluhan gaji guru madrasah, artinya mereka ikhlas mendidik anak anak kita, kemudian kita ini tahu dikit dikit tentang agama kalau di desa desa itu salah satunya dari guru ngaji sore, begitu penting nya peran MDT di desa desa,” katanya.

Kemudian lembaga pendidikan agama lainya, seperti pondok pesantren juga memiliki peran penting Dalam mencetak generasi, maka Hurmin lin menaruh komitmen akan menjadi PR khusus kedepan untuk mendongkrak kemajuan pondok pesantren.

” Anak saya ke tiga tiga nya lulusan pesantren, saya yakin semua orang tua ingin anak nya paham dengan ilmu agama, sebab agama filter dan benteng anak anak kita dalam menjalani kehidupan masa depan mereka kelak,”katanya.

Penulis : A. R Wahid Harahap

- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

BERITA TERBARU