Rabu, Mei 29, 2024
BerandaDAERAHBINDA Jambi Bersama Dinkes Provinsi Jambi Gelar Vaksinasi Massal Di Sarolangun

BINDA Jambi Bersama Dinkes Provinsi Jambi Gelar Vaksinasi Massal Di Sarolangun

 

KABAR SAROLANGUN – Badan Intelijen Negara Daerah (BINDA) Provinsi Jambi bersama Dinas Kesehatan Provinsi Jambi menggelar kegiatan vaksinasi massal di beberapa titik lokasi dalam wilayah Kabupaten Sarolangun, Kamis (22/09/2022).

Kegiatan tersebut dihadiri Asisten III Setda Provinsi Jambi Jangcik S Mohza, S.Pd. M.Si, Kadinkes Provinsi Jambi dr. Ferry Kusnadi, Sp.OG, Asisten II Setda Sarolangun HDeshendri, SH, Camat Pelawan H Sibawaihi, SH, MH, Kapolsek Pelawan Singkut AKP Orivan Irnanda, SE, Pihak ITBMS Singkut dan puluhan undangan lainnya serta masyarakat.

Kadinkes Prov. Jambi Ferry Kusnadi mengatakan bahwa program vaksinasi telah dilaksanakan dalam upaya mencegah penyebaran virus Covid-19 di wilayah Provinsi Jambi khususnya di Kabupaten Sarolangun dengan melaksanakan vaksinasi bagi masyarakat.

Berkat kerjasama dengan Binda Provinsi Jambi, Vaksinasi di Kabupaten Sarolangun ini dilaksanakan di 3 lokasi, yakni di Desa Pelawan Kecamatan Pelawan, Kecamatan Bathin VIII, dan Kecamatan Singkut yang bertempat di Kampus ITBMS Singkut.

“Semoga kerjasama lintas sektoral tetap terjaga dalam upaya pencegahan Covid-19,” katanya.

Sementara itu, Asisten II Sarolangun Deshendri mengatakan bahwa melalui kegiatan seperti ini diharapkan ketercapaian vaksinasi masyarakat khususnya di Kabupaten Sarolangun sebanyak 70% terutama vaksinasi booster untuk masyarakat dan lansia dapat tercapai.

“Harapan kita seperti itu, maka mari kita bersinergi dan bersama melawan virus Corona ini dengan melakukan vaksinasi,” katanya.

Poto bersama dengan masyarakat yang melakukan vaksinasi

Selain itu, Asisten III Setda Provinsi Jambi Jangcik Mohza mengatakan ancaman covid-19 belum berakhir saat ini bahkan ada tren peningkatan sehingga harus berhati-hati dan secara semua lapisan masyarakat harus tetap ketat menerapkan protokol kesehatan.

Ia juga berterima kasih kepada semua pihak yang telah membantu demi upaya pencegahan penyebaran virus Covid-19, dan bentuk kolaborasi lintas sektoral dan Kerjasama yang baik harus diteruskan di sentra vaksinasi lainnya.

‘Penurunan kinerja kesehatan dikarenakan khawatir petugas terhadap covid-19 yg terdampak tertutupnya perekonomian. Kita juga tekankan agar dilakukan intervensi prokes dan efektif untuk mata rantai penyebaran termasuk program vaksinasi,” katanya.

Menurut Jangcik juga menjelaskan bahwa dalam 3 tahun terakhir tatanan berbangsa dan bernegara menjadi rusak karena dampak pandemi covid-19 ini, seperti contoh budaya bersalaman ditengah masyarakat. Selain itu, kedepan Puskesmas harus advokasi dengan lintas sektor, seperti tokoh agama dan tokoh komponen masyarakat dalam pelayanan vaksinasi.

“Kita terus memantau status vaksinasi di wilayah sasaran agar setiap wikayah mendapatkan vaksinasi dan memenuhi target yang dianjurkan. Covid-19 terus bermutasi sehingga harus dilakukan vaksinasi yang berkelanjutan,” katanya.

Penyerahan minyak goreng kepada salah satu masyarakat

Dalam kegiatan tersebut, masyarakat setempat antusias mengikuti pelaksanaan vaksinasi massal covid-19 dengan tertib dan lancar.

Salah seorang warga Desa Bukit Tigo, Kecamatan Singkut, Nadya mengatakan bahwa pelaksanaan vaksinasi covid-19 ini memang sangat penting dilaksanakan dalam rangka upaya mencegah penularan wabah covid-19. Masyarakat pun sangat berterima kasih dengan penyelenggara karena mendapatkan kemudahan dalam pelayanan vaksinasi covid-19 serta juga mendapatkan bantuan minyak goreng.

“Kita berterima kasih, karena vaksin ini sangat berguna untuk mencegah covid-19, dengan adanya sistim kekebalan tubuh. Dan kita ada dapat minyak goreng, terima kasih pak,” katanya.

Penulis : A.R Wahid Harahap

- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

BERITA TERBARU