Kerjasama Pemkab Sarolangun dengan BPSDM Provinsi Jambi

KABAR SAROLANGUN – Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Sarolangun menggelar kegiatan Pelatihan Dasar (Latsar) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Golongan III Formasi Umum angkatan III, IV dan V kerjasama Pemerintah Kabupaten Sarolangun dengan Badan Pengembang Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Jambi Tahun 2026, Senin (06/04/2026) di gedung Diklat BKPSDM Sarolangun.
Kegiatan tersebut dibuka oleh Bupati Sarolangun H Hurmin diwakili Wakil Bupati Sarolangun Gerry Trisatwika, SE, yang dihadiri Kabid Pengembangan Kompetensi Manajerial BPSDM Provinsi Jambi Nurbaiti, S.Sos, M.Si, Sekda Sarolangun Ir Muhammad Arief, RH, MUM, Asisten II Sarolangun Ir Dedy Hendry, M.Si dan Asisten III Sarolangun Hazrian, SE, M.Si.
Selain itu hadir juga Kepala BKPSDM Sarolangun Linda Novita Herawati, SH, MH, Para kepala OPD, Sekretaris BKPSDM Sarolangun Ajra, ST, MM, Kabid PKA BKPSDM Sarolangun Muhammad Hasan, S.IP, Kabid MPP Darmawan Septiadi Lubis, S.Hum, Pelatih dari Kodim 0420/Sarko Peltu Maju Situmorang dan Koptu Yudi Kurniawan, Para peserta Latsar baik luring dan daring.
Kepala BKPSDM Sarolangun Linda Novita Herawati, mengatakan Pelatihan Latsar ini merupakan agenda Lanjutan untuk CPNS Formasi Tahun 2024 yang diangkat Tahun 2025. Dimana pada akhir Tahun 2025 lalu Pemkab Sarolangun melalui BKPSDM telah melaksanakan Latsar sebanyak 2 Angkatan dengan Peserta 82 orang CPNS golongan 2 dan 3.
” Sesuai Undang Undang Nomor 20 Tahun 2023 Tentang Aparatur Sipil Negara dijelaskan bahwa Calon Pegawai Negeri Sipil Wajib menjalani masa percobaan yang dilaksanakan melalui proses pelatihan terintegrasi. Maka, untuk memenuhi itu Pemkab Sarolangun bekerjasama dengan BPSDM Provinsi Jambi melaksanakan Kegiatan Pelatihan Dasar Calon Pegawai Negeri Sipil Golongan III Formasi Umum Angkatan III, IV dan V,” katanya.
Dijelaskan Linda Novita Herawati, bahwa kegiatan Latsar CPNS diikuti peserta sebanyak 112 orang yang penyelenggaraannya dibagi dalam 3 Angkatan.
Yakni Angkatan III sebanyak 38 Orang peserta CPNS golongan III, Angkatan IV sebanyak 37 Orang peserta CPNS Golongan III, dan Angkatan V sebanyak 37 Orang peserta CPNS Golongan III.


Latsar CPNS ini dilaksanakan dengan Pembelajaran Mandiri (MOOC) telah dilaksanakan sejak tanggal 18 Agustus s.d 27 Agustus 2025, Pembelajaran Distance Learning telah dilaksanakan sejak tanggal Tanggal 12 Januari s.d 19 Februari 2026.
Untuk proses Aktualisasi ditempat tugas masing-masing peserta/OPD telah dimulai sejak Tgl 20 Februari s.d 2 April 2026. Sedangkan Pembelajaran Klasikal /tatap muka di Gedung Diklat dimulai hari ini tanggal 6 April sampai dengan tanggal 25 April 2026.
” Latsar CPNS ini dilaksanakan dengan metode dan mekanisme Blended Learning yaitu model pembelajaran yang menggabungkan metode tatap muka (offline) dengan pembelajaran daring (online) secara terencana dan terstruktur yang tujuannya adalah memanfaatkan kelebihan dari kedua pendekatan interaksi langsung dalam kelas serta fleksibilitas dan akses teknologi digital,” katanya.
Selain itu, kegiatan Latsar CPNS ini juga dilaksanakan sesuai dengan amanat Peraturan Lembaga Administrasi Negara Nomor 10 Tahun 2021 tentang perubahan atas Peraturan Lembaga Administrasi Negara Nomor 1 Tahun 2021 tentang Pelatihan Dasar Calon Pegawai Negeri Sipil.
Surat Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Provinsi Jambi Nomor B-800.2.2/567/BPSDM/XII/2025 tanggal 18 Desember 2025 hal Izin Prinsip Penyelenggaraan Latsar CPNS Kabupaten Sarolangun Tahun 2026.
” Tujuan kegiatan ini untuk membentuk karakter dan integritas CPNS agar mampu menjalankan tugas sebagai pelayan publik yang profesional, beretika, dan memiliki komitmen pada nilai-nilai moral serta tanggung jawab sebagai aparatur negara,” katanya.
Ia juga menambahkan bahwa latsar ini juga bertujuan untuk menanamkan nilai dasar ASN BerAKHLAK sebagai pedoman sikap dan perilaku dalam bekerja, berinteraksi, dan memberikan pelayanan publik, meningkatkan kompetensi teknis, manajerial, dan sosial kultural sehingga CPNS mampu melaksanakan tugas jabatannya secara optimal sesuai kebutuhan organisasi pemerintah.
Kemudian membekali CPNS dengan pengetahuan tentang sistem pemerintahan, regulasi, dan etika birokrasi sebagai fondasi dalam menjalankan peran sebagai aparatur pemerintah, mendorong terwujudnya ASN yang profesional, loyal, dan memiliki orientasi pelayanan publik, sehingga mampu memberikan layanan terbaik kepada masyarakat.
” Serta membangun kesadaran bela negara, menjaga keutuhan NKRI, serta menumbuhkan rasa cinta tanah air dalam menjalankan tugas pemerintahan,” katanya.

Dalam kegiatan tersebut juga dilakukan penyematan tanda peserta, pembacaan Panca Prastya Korps Pegawai Republik Indonesia dan Janji Peserta serta diakhiri dengan Poto bersama dan pemaparan para narasumber.
Penulis : A.R Wahid Harahap






