
KABAR SAROLANGUN – Bunda PAUD Kabupaten Sarolangun Ny Hj Risha Fitria Hurmin, SE secara resmi melakukan pengukuhan tim Pokja Bunda PAUD Kabupaten Sarolangun dan Tim Pokja Bunda PAUD Kecamatan, Senin (20/07/2026) di ruang Aula Dinas Dikbud Sarolangun.
Pengukuhan tersebut disaksikan langsung Bupati Sarolangun H Hurmin dengan dihadiri Ketua Pokja Lilis Suamiyati Arif, Wakil Ketua TP PKK Sarolangun Ny Ratna Shafira Nafitri Rolan, Kadis Dikbud Sarolangun Drs. Arsyad, S.H., M.Pd., Kabid PAUDNI Dr. Farida, M.Pd, Plt. Kepala Kementerian Agama Kabupaten Sarolangun H. Ali Martado, S.Ag., M.Ag., Para Kepala OPD, para camat, serta Bunda PAUD dari seluruh kecamatan.
Dalam arahannya, Bunda PAUD Sarolangun Ny Hj Risha Fitria mengucapkan selamat kepada Tim Pokja Bunda PAUD Kabupaten Sarolangun dan Bunda PAUD Kecamatan yang hari ini resmi dikukuhkan. Amanah ini bukan sekadar simbolis, tetapi merupakan bentuk tanggung jawab bersama dalam menggerakkan layanan Pendidikan Anak Usia Dini yang berkualitas, merata, dan berkelanjutan.


” Sebagai Bunda PAUD, kita memiliki peran penting dalam mendorong sinergi antara pemerintah, satuan PAUD, keluarga, dunia usaha, dan masyarakat agar setiap anak memperoleh layanan pendidikan, kesehatan, gizi, pengasuhan, perlindungan, serta kesejahteraan secara menyeluruh melalui pendekatan PAUD Holistik Integratif,” katanya.
Hj Risha Fitria juga mengatakan bahwa keberhasilan pembangunan sumber daya manusia dimulai dari anak usia dini. Oleh karena itu, kolaborasi lintas sektor menjadi kunci dalam memastikan setiap anak di Kabupaten Sarolangun memperoleh haknya untuk tumbuh dan berkembang secara optimal.
” Melalui rapat koordinasi ini, saya berharap kita dapat menyamakan persepsi, memperkuat koordinasi, serta menyusun langkah-langkah strategis dalam mendukung peningkatan mutu layanan PAUD di seluruh wilayah Kabupaten Sarolangun,” katanya.
” Peran aktif seluruh perangkat daerah, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, serta para pemangku kepentingan sangat diperlukan agar program-program yang telah direncanakan dapat terlaksana secara efektif,” kata dia menambahkan.
Ia juga mengajak seluruh Bunda PAUD Kecamatan agar menjadi motor penggerak di wilayah masing-masing, aktif melakukan pembinaan, membangun sinergi dengan berbagai pihak, mendorong terwujudnya layanan PAUD yang ramah anak, inklusif, dan berkualitas, serta memberikan perhatian terhadap Anak Tidak Sekolah (ATS) melalui penelusuran dan pendataan agar setiap anak memperoleh haknya atas layanan pendidikan.



” Saya percaya, dengan semangat kebersamaan dan komitmen yang kuat, kita mampu mewujudkan generasi Sarolangun yang sehat, cerdas, berkarakter, dan siap menjadi Generasi Emas Indonesia 2045,” katanya.
Penulis : A.R Wahid Harahap





