
KABAR SAROLANGUN – Bunda PAUD Kabupaten Sarolangun Ny Hj Risha Fitria Hurmin mengapresiasi perhatian dan kepedulian PT Asuransi Kredit Indonesia (Askrindo) bagi Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) atas penyaluran program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) berupa penyerahan bantuan Mobil Pintar (MoPi) PT Askrindo Wilayah Provinsi Jambi kepada Pemerintah Kabupaten Sarolangun, Jumat (17/04/2026) di Ruang Pola Kantor Bupati Sarolangun.
Penyerahan bantuan MoPi tersebut diterima langsung oleh Bupati Sarolangun H Hurmin yang diserahkan oleh Direktur Keuangan PT Askrindo Leonardo Hendry Gavaza yang dihadiri jajaran PT Askrindo beserta jajaran kepala OPD, Kepala Skolah PAUD dan TK, dan para guru.
Ny Hj Risha Fitria mengatakan bahwa pihaknya selaku Bunda PAUD Sarolangun akan mendorong pemanfaatan Mobil Pintar ini dalam rangka mengosongkan masa depan anak-anak Sarolangun yang lebih baik menuju Sarolangun Maju serta mewujudkan Generasi Emas 2045.
” Kita terima kasih kepada Askrindo atas perhatian dan bantuan mobil pintar ini. Mudah-mudahan Askrindo bisa membantu yang lainnya, dan kita berharap anak-anak Sarolangun gemar membaca untuk kecerdasan anak mewujudkan Sarolangun Maju dan Generasi Emas 2045,” katanya.

Selain Mobil Pintar, pihaknya juga menerima bantuan berupa buku untuk dibaca dan memberikan edukasi bagi anak-anak PAUD, yang tentunya kedepan diharapkan dapat berlanjut.
” Harapan kita bantuan ini bisa berlanjut, dan kita akan letakkan mobil pintar ini di TK pembina, serta juga bisa dimanfaatkan oleh paud dan TK lainnya,” katanya.
Sementara itu, Kepala Bagian Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan PT Askrindo Nurani, mengatakan bahwa melalui pelayanan Mobil Pintar ini pihaknya juga membantu koleksi buku ini sangat banyak mulai buku karakter, buku untuk parenting, pendidikan untuk menambah ilmu anak-anak dalam beribadah.
” Disini juga ada alat peraga edukasi untuk anak-anak supaya anak-anak stimulus senang, anak anak happy, kemudian juga ada tv dan wifi, anak-anak bisa melihat bahwa dunia ini sangatlah luas,” katanya.
Menurutnya, pendidikan itu memang harus menyesuaikan dengan zamannya dan,l zaman sekarang canggih. Jadi anak-anak harus dibatasi dalam penggunaan gadget dan Indonesia harus melihat kembali lagi buku.

” Buku inilah yang akan membesarkan anak-anak bisa menjadi direktur dan presiden dengan cafa membaca buku. PAUD itu adalah cikal bakal anak anak yang golden age, generasi emas 2045 dan golden agenya ini Askrindo, anak anak inilah yang akan menjadi gen di dunia perekonomian, menjadi pemuda-pemudi yang bisa membangun Indonesia harapannya kedepan,” katanya.
Penulis : A.R Wahid Harahap






