Selasa, Juli 23, 2024
BerandaDAERAHButuh Perhatian, Komisi II DPRD Sarolangun Tinjau Langsung Kondisi BBI Singkut

Butuh Perhatian, Komisi II DPRD Sarolangun Tinjau Langsung Kondisi BBI Singkut

Jefri : Kita Siap Perjuangkan Kebutuhan Anggaran

Komisi II DPRD Sarolangun saat melihat langsung kolam ikan di BBI Singkut

KABAR SAROLANGUN – Komisi II DPRD Kabupaten Sarolangun melakukan kunjungan kerja dengan turun langsung ke lapangan melihat kondisi Balai Benih Ikan (BBI) yang ada Di Desa Bukit Talang Mas, Kecamatan Singkut, Selasa (24/01/2023).

Hal itu setelah mendapatkan laporan akan kondisi BBI Singkut yang kian memprihatinkan, padahal sangat bermanfaat bagi masyarakat untuk mendapatkan benih ikan dalam pengembangan budidaya ikan.

Kegiatan itu dihadiri Koordinator Komisi II DPRD Sarolangun Syahrial Gunawan, Wakil Ketua Komisi II H Jefri Sonnefi, beserta anggota Abdul Basid, Muslimin, Ade Saputra, Willy Kurniawan dan Rapalan. Kedatangan mereka ke BBI Singkut tersebut juga didampingi Kadis Perikanan dan Peternakan Kabupaten Sarolangun Dulmuin, SP.

Wakil Ketua Komisi II DPRD Sarolangun Jefri Sonnefi mengatakan bahwa Balai Benih Ikan (BBI) yang ada di Kecamatan Singkut saat ini kondisinya sangat butuh perhatian serius, sehingga harus dilakukan perehaban berat kolam dan pagar.

Hal itu untuk menanggulangi banjir jika kondisi curah hujan yang tinggi, sehingga BBI Singkut tersebut bisa dimanfaatkan secara maksimal dalam pembenihan ikan untuk peningkatan Pendapatan Asli Daerah.

” Kita kemarin turun langsung ke BBI Singkut, dan melihat langsung kondisi BBI tersebut, yang saat ini membutuhkan support anggaran,” katanya, Kamis (26/01/2023) saat dikonfirmasi media ini.

Koordinator Komisi II DPRD Syahrial Gunawan, Waka Komisi II Jefri Sonnefil saat berdiskusi dengan kadisnakan Dulmuin di BBI Singkut

Menurut Jefri, setidaknya ada dari 11 kolam ikan yang ada hanya ada 6 kolam yang bisa dimanfaatkan untuk pengembangan bibit ikan, sedangkan ada 5 kolam yang mengalami rusak berat dikarenakan sedimentasi tanah dan tanggulnya pasca banjir sudah rusak.

” Kolam yang tersedia sekarang, tidak bisa memenuhi kebutuhan untuk pengembangan bibit ikan, karena yang bisa dipakai hanya 6 kolam saja,” kata politisi partai Golkar ini.

Maka dari itu, pihaknya pun siap mendorong Disnakan Kabupaten Sarolangun untuk melakukan rehab berat pada kolam yang ada di BBI Singkut ini, untuk penanggulangan banjir sehingga diharapkan apabila terlaksana dengan baik bisa optimal dalam pemenuhan bibit ikan untuk kelompok tani dan masyarakat Sarolangun, yang jika perlu bisa sampai ke luar daerah.

” Kita selaku Komisi II siap mensupport dan memperjuangkan atas kebutuhan anggaran dari disnakkan melalui banggar DPRD untuk tahun 2024, karena anggaran tahun 2023 sudah disahkan,” katanya.

Penulis : A.R Wahid Harahap

- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

BERITA TERBARU