spot_img

Diantar Dengan Ribuan Doa Masyarakat Daftar Cakades Pulau Aro, Riswandi Siap Menuju Perubahan Membawa “Pulau Aro Maju”

Riswandi saat mendaftarkan diri sebagai Calon Kepala Desa Pulau Aro

KABAR SAROLANGUN -Untuk pertama kalinya sepanjang sejarah Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) langsung Di Desa Pulau Aro, Kecamatan Pelawan, bakal calon Kepala Desa Riswandi, A.Md diantar Dengan ribuan doa masyarakat.

Pasalnya, di hari pendaftaran sebagai Bakal Calon Kepala Desa, masyarakat antusias mendatangi kediaman Riswandi dalam melaksanakan kegiatan doa dan dzikir bersama serta memohon ridho dari Allah SWT atas niat tulus Riswandi yang disapa dengan panggilan “Suan” itu untuk mencalonkan diri sebagai Calon Kepala Desa Pulau Aro Priode 2026-2034 mendatang.

Tepat pada Hari Selasa (28/07/2026) malam sekitar pukul 21.00 Wib, untuk pertama sekali sepanjang sejarah Pemilihan Kepala Desa Langsung di Desa Pulau aro Masyarakat Pulau Aro berjalan kaki yang terdiri dari bapak-bapak ibu-ibu dan pemuda secara antusias mendampingi Riswandi secara Resmi mendaftarkan diri sebagai calon Kepala Desa Pulau aro.

Antusias Masyarakat Desa Pulau Aro rela berjalan kaki malam -malam demi untuk mendampingi Suan mendaftarkan diri sebagai calon Kepala Desa Pulau aro bukan tanpa alasan, karena Masyarakat Desa Pulau Aro sangan berharap Riswandi (suan) bisa membawa perubahan untuk PULAU ARO MAJU insya allah akan terwujud.

Riswandi saat menyerahkan berkas pendaftaran kepada panitia pelaksana Pilkades
Ribuan doa Masyarakat saat mengantar Riswandi mendaftarkan diri

” Saya mengucapkan ribuan terimakasih kepada lapisan masyarakat atas dukungan, mohon doa selamat. Dan saya malam hari ini telah mendaftarkan diri menjadi calon kepala Desa Pulau Aro,” katanya, kepada media ini.

” Tentunya saya ingin minta doa dan dukungan serta restu kepada seluruh lapisan masyarakat desa Pulau Aro, untuk sama-sama kita mewujudkan Desa Pulau Aro Maju,” kata dia menambahkan.

Riswandi juga menyebutkan awalnya tidak ada pemikiran untuk maju sebagai calon Kepala Desa Pulau Aro, karena beliau sudah memiliki pekerjaan jelas sebagai ASN – P3K dikabupaten Sarolangun.

Namun tergeraknya hati Riswandi (Suan) untuk maju karena banyaknya tokoh Masyarakat, Ninik mamak, alim ulama, cerdik pandai serta ibu-ibu Desa Pulau Aro datang kepada beliau menginginkan beliau maju dalam kontestan pemilihan kepala Desa Pulau Aro.

Beranjak dari dorongan masyarakat tersebut dengan restu keluarga terutama ibu dan istri belaiu, akhirnya Riswandi (suan) bersedia melepaskan statusnya sebagai ASN – P3K Kabupaten Sarolangun dengan tujuan ingin mewujudkan impian masyarakat Pulau Aro yang mengingikan Perubahan.

Riswandi (Suan) maju sebagai calon Kepala Desa Pulau Aro dengan mengusung Visi“Terwujudnya Desa Pulau Aro MAJU (Muda, Agamis, Jujur, Unggul) dan Kompetitif berlandaskan Gotong Royong” yang mana Visi tersebut diusung atas harapan masyarakat yang ingin perubahan di Desa Pulau Aro.

Desa Pulau Aro bagian dari Adat Melayu Jambi, pedoman nya adat bersendi Syarak, Syarak bersedi kibaullah, Syarak mengato adat memakai, salah satu Pesan ninik mamak, alim ulama cerdik pandai masyarakat desa Pulau Aro yang tidak bisa dilupakan oleh RISWANDI (suan) apabila RISWANDI (suan) diridhoi Allah SWT menjadi pemimpin di Desa Pulau Aro, jadilah Pemimpin bersifat jujur, adil, bijaksana, dan mengayomi masyarakat.

Masyarakat saat menghadiri doa dan dzikir bersama
Kaum emak emak juga turut mengantarkan Riswandi mendaftarkan diri

Pemimpin diibaratkan seperti “kayu gedang di tengah padang yang daunnya rindang tempat bernaung” artinya pemimpin harus menjadi tempat mengadu, pelindung yang mengayomi, serta sumber rasa aman dan keteduhan bagi masyarakat yang dipimpinnya dari segala kesusahan hidup, tempat rujukan dan pemberi solusi bagi masalah masyarakat, Melindungi seluruh warga tanpa membeda-bedakan.

Harapan Ninik mamak, Cerdik Padai alim Ulama kepada RISWANDI (suan) jangan menjadi pemimpin “Titian galing dalam negeri” artinya Pemimpin yang tidak punya pendirian, gemar mengingkar janji, dan manis saat berjanji tetapi menipu rakyat. Ataupun menjadi pemipin yang bersifat “Piawang mecah timbo” yaitu Pemimpin yang seharusnya mengayomi dan menyelamatkan negeri, tetapi justru membuat kekacauan atau merusak seperti siapa yang menjadi Pendukung segala urusan di permudah, biar salah sekalipun tetap dibela, akan tetapi apabila ada yang berseberangan segala urusan dipersulit bahkan tidak segan untuk dilaporkan kepada pihak yang berwajib.

” Pesan dan harapan Itulah yang menjadi penyemangat saya untuk maju sebagai calon kepala Desa Pulau Aro, insya allah berkat rhido dari allah, Restu keluarga dan dukungan masyarakat harapan masyarakat Pulau Aro untu Perubahan menuju PULAU ARO MAJU akan terwujud,” kata Riswandi.

Ninik mamak cerdik pandai dan tokoh masyarakat Desa Pulau Aro
Calon Kades Pulau Aro Riswandi, A.Md

Penulis : A.R Wahid Harahap

- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

BERITA TERBARU