Selasa, Juli 23, 2024
BerandaDAERAHDistribusi Logistik Pemilu Ke TPS Dusun Manggis Berjalan Kaki Hingga 6 Jam,...

Distribusi Logistik Pemilu Ke TPS Dusun Manggis Berjalan Kaki Hingga 6 Jam, KPU Sarolangun Sewa Petugas Angkut Khusus 

Ketua KPU Sarolangun Ahmad Mujaddid saat diwawancarai awak media usai pelepasan distribusi logistik ke empat kecamatan

KABAR SAROLANGUN – Distribusi Logistik Pemilu serentak 2024 telah mulai dilakukan oleh KPU Sarolangun, dijadwalkan dari tanggal 11 s.d 13 Februari 2024.

Pada hari pertama distribusi logistik pemilu, KPU Sarolangun mengutamakan ke lokasi yang paling jauh, yakni di Empat Kecamatan yakni Kecamatan Batang Asai, Kecamatan Limun, kecamatan Pauh dan Kecamatan Mandiangin Timur.

Ketua KPU Sarolangun Ahmad Mujaddid mengatakan bahwa untuk lokasi yang jauh tersebut seperti wilayah eks Bathin Pengambang, Kecamatan Batang Asai, juga memiliki areal rawan longsor sehingga pihaknya bersama dinas PUPR sudah menyiapkan alat berat untuk standby, begitu juga di wilayah Kecamatan Pauh bagian timur.

” Rawan longsor melalui PU sudah ready standby ketika longsor langsung di perbaiki, dan desa pangkal bulian digunakan mobil helen. Pauh timur stand by alat berat untuk memudahkan truk logistik kita dan di Mandiangin Timur di Sialang Batuah sudah stand by ojek motor kita sudah sewa dan sudah siap,” katanya, Minggu (11/02/2024) usai pelepasan distribusi logistik di hari pertama.

Selain itu, lanjut Mujaddid sapaan akrabnya, untuk lokasi TPS yang ketika dilakukan distribusi logistik ada yang harus berjalan kaki dengan durasi waktu 5-6 jam. Yakni TPS di Dusun Manggis, Desa Napal Melintang, Kecamatan Limun.

Untuk mengangkut logistik pemilu tersebut, pihaknya pun menyewa petugas khusus untuk membawa logistik sampai ke lokasi, yang dijadwalkan. Pada Hari Senin tanggal 12 Februari 2024 sudah sampai ke TPS.

” Ada satu TPS di Sarolangun yaitu di dusun manggis, kita sudah koordinasi TNI polri, pengawas TPS, panwaslu desa agar di distribusikan besok pagi. Ada orang yang kita sewa sudah stand by, dan harga angkutnya sudah kita clear-kan karena melalui lewat darat perkiraan 5-6 jam mereka yang sudah biasa kalau kita mungkin bisa 8-10 jam, kalau 2019 satu juta satu orang, tapi hari ini kemungkinan 1,5 juta,” katanya.

Penulis : A.R Wahid Harahap

- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

BERITA TERBARU