KABAR SAROLANGUN – Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Sarolangun menggelar kegiatan Rapat Koordinasi dan Sinkronisasi pelaksanaan pengarusutamaan Gender (PUG) tahun 2024, Rabu (12/06/2024) ruang aula Bappeda Sarolangun.
Kegiatan tersebut dibuka secara langsung Plh Kepala DP3A Sarolangun, H Juddin, S. Ag, yang berjalan dengan lancar dan sukses.
Tampak hadir dalam kegiatan tersebut, Kabid Kesetaraan Gender Arie Kusmarini, SE, beserta jajaran, narasumber dari Kepala Bappeda Sarolangun diwakili Sekretaris Bappeda Sarolangun Hj Maria Susanti, SE, Nara sumber dari DP3A Provinsi Jambi, yakni Yeni Erawati, serta para peserta dari perwakilan OPD dijajaran Pemkab Sarolangun, Kecamatan dan kelurahan.
Dalam sambutannya, Plh Kepala DP3A Sarolangun Juddin, mengatakan PUG merupakan strategi untuk mengintegrasikan perspektif gender kedalam pembangunan, mulai dari penyusunan kebijakan, perencanaan, penganggaran, pelaksanaan serta pemantauan dan evaluasi.
Menurutnya, PUG bertujuan untuk mewujudkan kesetaraan gender sehingga mampu menciptakan pembangunan yang lebih adil dan merata bagi seluruh penduduk Indonesia.
” Kesetaraan gender dapat dicapai dengan mengurangi kesenjangan antara laki-laki dan perempuan dalam mengakses dan mengontrol sumber daya, berpatisipasi di seluruh proses pembangunan dan pengambilan keputusan serta memperoleh manfaat dari pembangunan,”katanya.
Disebutkannya, pengarusutamaan Gender juga sebuah upaya untuk menghilangkan hambatan-hambatan yang menyebabkan tidak tercapainya kesetaraan dan keadilan gender. Maka perlu dilakukan perencanaan dan penganggaran responsif gender yang merupakan instrumen untuk mengatasi adanya kesenjangan akses, kontrol partisipasi dan manfaat pembangunan bagi laki-laki dan perempuan yang selama ini masih ada untuk mewujudkan keadilan dalam penerimaan manfaat pembangunan.
” Semoga dengan kegiatan ini dapat mendorong tata kelola pemerintahan agar lebih memperhatikan aspek gender dalam mengimplementasikan kebijakan-kebijakan, serta tercipta komitmen dalam mewujudkan kesetaraan gender,” katanya.
Juddin juga berharap, semoga dengan diadakannya kegiatan ini seluruh peserta mampu memahami dan berpatisipasi dalam menciptakan pembangunan yang lebih adil dan merata.
” Mari sama-sama mendukung terwujudnya anggaran responsif gender dan memastikan adanya keberlanjutan pelestarian dan pengembangan kualitas penyelenggaraan PUG di OPD masing-masing,” katanya.
Dalam kegiatan tersebut, para Nara sumber juga melaksanakan pemaparan materi dan diskusi bersama dalam konsep pelaksanaan pengarusutamaan gender yang berjalan dengan lancar.
Penulis : A.R Wahid Harahap