Senin, Juli 15, 2024
BerandaPOLITIKDPC Demokrat Sarolangun Tolak Wacana Sistem Pemilu Proporsional Tertutup

DPC Demokrat Sarolangun Tolak Wacana Sistem Pemilu Proporsional Tertutup

 

Ketua umum partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono saat pertemuan Dengan pimpinan parpol

KABAR SAROLANGUN – DPC Partai Demokrat Kabupaten Sarolangun menolak dengan tegas terkait wacana sistem Pemilu Proporsional Tertutup.

Hal itu dikatakan Ketua DPC Demokrat Sarolangun Aang Purnama, SE, kepada media ini bahwa sesuai dengan Penegasan tersebut disampaikan Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) pada pertemuan para pimpinan Partai Politik terkait wacana sistem Pemilu Tertutup Proporsional, Minggu (08/01/2023)siang, di Hotel Dharmawangsa.

” Kami Partai Demokrat DPC kabupaten Sarolangun sejak awal menolak dengan tegas wacana sistem Pemilu Tertutup Proporsional,” kata Aang Purnama.

Aang Purnama juga menyebutkan bahwa dalam pertemuan Ketua Umum Partai Demokrat dengan para pimpinan partai politik merupakan agenda yang sangat penting yang juga membahas terkait isu-isu kebangsaan yang terjadi saat ini.

” Sekali lagi kami DPC kabupaten Sarolangun menolak sistem Pemilu Tertutup Proporsional, sehingga pertemuan hari ini menjadi penting. Kami mengapresiasi dan mendukung agar pembahasan tentang isu-isu kebangsaan seperti ini juga bisa kita lakukan dari waktu ke waktu,” katanya.

Selain itu, Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono mengatakan bahwa pada pemilu 2024 mendatang jangan sampai ada hak rakyat dalam kehidupan demokrasi ini yang dirampas dengan sistem pemilu yang tertutup.

” Juka terjadi sistem pemilu tertutup, maka rakyat tidak bisa memilih secara langsung wakil-wakil rakyatnya. Padahal kita ingin semua menggunakan haknya dan tidak seperti membeli kucing dalam karung. Tentu kita berharap pada saatnya para wakil rakyat dan pemimpin yang terpilih benar-benar yang bisa membawa perubahan dan perbaikan,” katanya.

AHY Poto bersama dengan pimpinan parpol

Selain itu, AHY berharap sistem terbuka proporsional bisa tetap dijalankan sesuai dengan undang-undang yang berlaku hari ini serta bisa menyambut pesta demokrasi Pemilu 2024 dengan seksama dan berjalan dengan baik.

“ Yang kedua, secara internal Partai Politik juga perlu menjaga semangat yang tinggi dari seluruh kadernya, dengan sistem pemilu terbuka proporsional tentu kita berharap setiap kader partai politik juga punya ruang, punya peluang yang adil,” katanya.

” Jangan sampai mereka yang berjibaku, berusaha, berjuang untuk mendapatkan suara kemudian rontok semangatnya karena berubah sistem. Kita ingin sekali lagi, yang terbaiklah yang bisa membawa aspirasi masyarakat luas,” kata dia menambahkan.

Ketum Partai Politik lain yang menghadiri pertemuan tersebut adalah Ketum Partai Golkar Airlangga Hartarto, Ketum PKB Muhaimin Iskandar, Ketum PKS Ahmad Syaikhu, dan Ketum PAN Zulkifli Hasan. Sedangkan Partai Nasdem diwakili oleh Sekjen Jhonny G. Plate dan PPP diwakili oleh Waketum Amir Uskara.

Penulis : A.R Wahid Harahap

- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

BERITA TERBARU