Enam Desa Di Kecamatan Mandiangin Terima Bantuan Korban Banjir

0
Penjabat Bupati Henrizal, Dandim 0420/Sarko Letkol Inf Amaraldo Cornelius, Camat Mandiangin Harris Faidhillah saat penyerahan bantuan beras kepada korban banjir yang diterima langsung oleh para Kepala Desa

 

Penjabat Bupati Henrizal, Dandim 0420/Sarko Letkol Inf Amaraldo Cornelius, Camat Mandiangin Harris Faidhillah saat penyerahan bantuan beras kepada korban banjir yang diterima langsung oleh para Kepala Desa

KABAR SAROLANGUN –Pemerintah Kabupaten Sarolangun menyalurkan bantuan sembako bagi masyarakat di enam desa yang terdampak bencana banjir yang belakangan ini terjadi.

Keenam desa tersebut yakni Desa Simpang Kertopati, Desa Gurun Mudo, Desa Gurun Baru, Desa Sungai Rotan, Desa Rangking dan Desa Mandiangin Pasar.

Camat Mandiangin, Harris Faidhillah mengatakan bahwa penyaluran bantuan tersebut langsung diserahkan oleh Penjabat Bupati Sarolangun Henrizal, S.Pt, MM beberapa waktu yang lalu.

Bantuan berupa beras, mie instan dan sembako lainnya, untuk dapat meringankan beban masyarakat yang terkena musibah banjir.

“Kemarin ada bantuan dari bapak PJ Bupati, sesuai data terakhir ada empat desa, dan terakhir ada beberapa desa memang ada yang terdampak bantuan banjir dan dibantu dari beberapa perusahaan yakni di Desa Rangkiling, Desa Mandiangin pasar dan disekitar aliran sungai, bantuan berupa beras, mie instans Dan sembako,” katanya, Jumat (30/09/2022) kepada media ini.

Camat mandiangin yang santun ini juga menjelaskan bahwa di Desa Simpang Kertopati sebanyak 81 KK dengan 234 jiwa dengan jumlah bantuan total 1.800 kg beras.

Camat Mandiangin Harris Faidillah saat diwawancarai

Desa Gurun Baru sebanyak 51 KK dengan jumlah 194 jiwa dengan bantuan total 1.550 kg beras, Desa Gurun Mudo sebanyak 23 KK dengan jumlah 54 jiwa dan bantuan sebanyak 500 kg beras serta untuk Desa Sungai Rotan sebanyak 31 KK dengan jumlah 40 jiwa dan bantuan sebanyak 350 kg.

“Total bantuan kepada korban banjir ini diberikan kepada 186 KK dengan 522 jiwa dan bantuan beras sebanyak 4.200 kg. Dan ditambah dari beberapa perusahaan untuk korban banjir,” katanya.

Ia berharap dengan bantuan ini dapat mengurangi beban masyarakat yang terdampak banjir, dan menghimbau masyarakat agar tetap senantiasa mewaspadai akan terjadinya bencana hidrometeorologi seperti Banjir dan longsor yang bisa terjadi kapan saja.

“Alhamdulillah 10 hari lebih kondisi sudah mulai normal dan masyarakat sudah mulai beraktivitas kembali seperti biasanya,” katanya,” katanya.

Penulis : A.R Wahid Harahap