Senin, Juli 15, 2024
BerandaDAERAHGerakan Intervensi Pencegahan Stunting, PJ Bupati Sarolangun Bachril Bakri Kunjungi Pelayanan Dua...

Gerakan Intervensi Pencegahan Stunting, PJ Bupati Sarolangun Bachril Bakri Kunjungi Pelayanan Dua Posyandu

Poto bersama PJ Bupati Sarolangun Bachril Bakri saat mengunjungi posyandu di Desa Bernai Luar dalam gerakan Intervensi Pencegahan stunting

KABAR SAROLANGUN – Pemerintah Kabupaten Sarolangun terus menggalakan Gerakan serentak Intervensi Pencegahan Stunting di wilayah Kabupaten Sarolangun melalui pelayanan kesehatan di posyandu.

Kali ini, kegiatan intervensi pencegahan stunting tersebut dilakukan di dua posyandu, yakni Posyandu Melati, Sri Pelayang, Kelurahan Sarkam dan Posyandu Desa Bernai Luar, Kecamatan Sarolangun.

Penjabat Bupati Sarolangun Dr Ir Bachril Bakri, M.App, Sc menghadiri langsung gerakan Intervensi Pencegahan Stunting di dua posyandu tersebut, Kamis (13/06/2024).

Selain melihat proses kegiatan intervensi pencegahan stunting tersebut, PJ Bupati Sarolangun Bachril Bakri juga menyerahkan sertifikat siap nikah bagi pasangan calon pengantin.

PJ Bupati Sarolangun Bachril Bakri melihat langsung pengukuran tinggi badan balita bersama petugas posyandu

Turut hadir langsung Kepala DPPKB Sarolangun Linda Novita Herawati, SH, MH, Kabid Kesmas Dinas Kesehatan Sarolangun Rosalinda, S.KM, Kabid KB Eki Susanti, Kader Bernai Luar Iskandar, masyarakat dan ibu-ibu yang melakukan pelayanan posyandu.

Kepada media ini, Penjabat Bupati Sarolangun Bachril Bakri mengatakan bahwa Gerakan Intervensi serentak yang dilakukan dalam rangka pencegahan stunting ini, yakni pertama untuk calon pengantin, kedua bagi ibu hamil dan ketiga bagi anak balita.

Untuk calon pengantin akan dilakukan skrining layak hamil, pengukuran LILA, dan intervensi sesuai tata laksana.

PJ Bupati Sarolangun Bachril Bakri memberikan makanan tambahan bagi anak balita

Untuk bagi ibu hamil, akan dilakukan upaya penimbangan berat badan, memberikan makanan tambahan bergizi bagi ibu hamil, melakukan pengukuran lingkar lengan serta memberikan intervensi berupa pemberian makanan tambahan berupa sayur-sayuran berupa bayam, katu, tempe, pisang serta telur puyuh.

” Kita melakukan kegiatan intervensi serentak percepatan penurunan Stunting di dua posyandu yakni posyandu Bernai, posyandu Sri pelayang. Kita melakukan penimbangan bayi, pengukuran tinggi badan, pemberian makanan tambahan bagi balita serta kita lihat juga ibu hamil dimana bayi yang lahir prematur dimana tinggi dan berat badan sangat rendah dan itu sudah terindikasi stunting,” katanya.

Penyerahan sertifikat layak nikah bagi pasangan calon pengantin di posyandu melati, Sri Pelayang, Sarkam

Khusus untuk bayi yang lahir prematur tersebut, lanjut Bachril Bakri bahwa pemerintah akan secara intensif melakukan pemantauan dan memberikan bantuan makanan bergizi, vitamin dalam rangka mempercepat pertumbuhan bayi yang ideal.

” Khusus yang baru melahirkan kondisi anaknya kurang tinggi dan berat badan kita secara intensif melakukan pemantauan dan memberikan bantuan makanan tambahan dan juga vitamin untuk mempercepat pertumbuhannya dan mencapai pertumbuhan yang ideal,” katanya.

Penulis : A.R Wahid Harahap

- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

BERITA TERBARU