Selasa, Juli 23, 2024
BerandaDAERAHHari Keenam GPM, PJ Bupati Sarolangun Bachril Bakri Harapkan Harga Cabe Turun 

Hari Keenam GPM, PJ Bupati Sarolangun Bachril Bakri Harapkan Harga Cabe Turun 

Pj Bupati Sarolangun Bachril Bakri saat turun langsung melayani masyarakat yang membeli sembako murah

KABAR SAROLANGUN – Penjabat Bupati Sarolangun Dr Ir Bachril Bakri, M.App, Sc turun langsung menghadiri kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) pada hari keenam yang dilakukan sejak tanggal 07 November 2023 lalu, Minggu (12/11/2023) di Depan Ceria Toserba, Pasar Atas Sarolangun, Kecamatan Sarolangun.

Pada hari yang keenam ini, Pemerintah Kabupaten Sarolangun menyediakan cabe merah dan beras dengan harga yang lebih murah di pasar-pasar tradisional yang ada di Sarolangun.

Yakni Cabe Merah dengan harga Rp 35.000,- perkilo Gran, dan Beras Rp 55.000,- perkarung ukuran 5 kg.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Pabung Kodim 0420/Sarko Mayor Inf Abdul Aziz, Kadis Ketahanan Pangan Sarolangun H Masturo, S.Pd.I, ME, Kabag Ekonomi dan SDA Davidman, beserta jajaran kepala OPD terkait dan ratusan masyarakat Sarolangun yang memadati lokasi tersebut.

Penjabat Bupati Sarolangun Bachril Bakri pun tampak melayani masyarakat yang datang untuk membeli sembako murah tersebut dengan memberikan langsung ke masyarakat khususnya para ibu-ibu yang rela antrian panjang.

Pj Bupati Sarolangun Bachril Bakri Poto bersama dengan ratusan masyarakat Sarolangun

Kepada media ini, PJ Bupati Sarolangun Bachril Bakri mengatakan bahwa Gerakan Pangan Murah ini dilakukan dalam rangka menurunkan harga cabe dan beras yang relatif tinggi di Kabupaten Sarolangun belakangan ini, serta untuk dapat meringankan beban masyarakat dengan mendapatkan sembako yang lebih murah.

” Hari ini adalah hari keenam gerakan pangan murah Kabupaten Sarolangun, saya melihat antusias yang begitu banyak dari masyarakat untuk mendapatkan cabe dan beras murah dan Alhamdulillah kegiatan ini mudah-mudahan dapat menurunkan indeks perubahan harga di Kabupaten Sarolangun,” katanya.

Bachril Bakri juga berharap dengan kegiatan gerakan pangan murah ini juga bisa berdampak terhadap kondisi harga yang cukup stabil sehingga para pedagang bisa menyesuaikan harga sembako sesuai dengan kemampuan masyarakat Sarolangun.

Iapun mengatakan kedepan akan melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan kegiatan ini, jika memang memungkinkan akan tetap dilakukan kembali.

” Besok hari terakhir, kita evaluasi kembali dan kita akan melihat dan apabila masih ada perkembangan harga yang cukup tinggi, kita akan kembali lakukan hal sama melalui gerakan pangan murah baik cabe rawit, cabe merah maupun beras,” katanya.

Penulis : A.R Wahid Harahap

- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

BERITA TERBARU