Senin, Juli 15, 2024
BerandaDAERAHHari Pertama Kerja Usai Diperpanjang, PJ Bupati Sarolangun Bachril Bakri Tancap Gas...

Hari Pertama Kerja Usai Diperpanjang, PJ Bupati Sarolangun Bachril Bakri Tancap Gas Tanam Cabe Di Desa Ujung Tanjung 

PJ Bupati Sarolangun Bachril Bakri beserta jajaran TPID melakukan gerakan tanam cepat panen pada tanaman cabe di Desa Ujung Tanjung 

KABAR SAROLANGUN – Usai masa jabatan sebagai Penjabat Bupati Sarolangun di perpanjang oleh Presiden RI, Dr Ir Bachril Bakri, M.App, Sc langsung tancap gas melaksanakan tugas Pemerintahan.

Setelah menyerahkan SK Pengangkatan PPPK Formasi Tahun 2023, Launching Aplikasi SIAPAKS, serta Rapat Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID), Penjabat Bupati Sarolangun Bachril Bakri langsung melakukan upaya pengendalian inflasi dengan melaksanakan program Gerakan Tanam Cepat Panen pada tanaman Cabe merah.

Kegiatan penanaman cabe tersebut dilakukan bersama kelompok tani Danau Beringin, Desa Ujung Tanjung, Kecamatan Sarolangun, Senin (27/05/2024) sore sekitar pukul 15.00 Wib.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Plh Sekda Sarolangun Ir Dedy Hendry, M.Si, Plt Sekretaris Dinas TPHP Sarolangun Zamromy, Kabid Tanaman Pangan Rumilus, Camat Sarolangun Bustra Desman, SE, MM, Danramil 420-04 Sarolangun Mayor Inf Abdul Aziz, Kades Ujung Tanjung Ahmad Zaki, Babhinkamtibmas, Penyuluh pertanian serta para petani setempat.

Poto bersama

Penjabat Bupati Sarolangun Bachril Bakri mengatakan bahwa Pemerintah Kabupaten Sarolangun saat ini masih terus konsisten dalam melakukan gerakan tanam cepat panen, khususnya pada komoditi Cabe.

Sebab, komoditi cabe menjadi salah satu komoditas inflasi yang berpengaruh di wilayah Kabupaten Sarolangun.

” Hari pertama saya dalam kegiatan sebagai PJ baru diperpanjang, kita hari ini menanam kembali cabe untuk upaya kita pengendalian inflasi. Tadi pagi kita barusan ikut bersama Tim TPID rapat TPID, kita Alhamdulillah masih bisa dapat mengendalikan inflasi, cabe termasuk angka indeks perkembangan harganya yang masih berpengaruh terhadap IPH kita,” katanya.

Bachril Bakri menjelaskan penanaman cabe yang dilakukan ini berada di atas lahan seluas 2,5 hektar dengan jumlah batang cabe diperkirakan ada 30 ribuan lebih batang cabe yang diharapkan bisa panen pada tiga bulan mendatang.

” Jadi ini adalah program kita upaya pengendalian inflasi khususnya cabe, karena masih menjadi salah satu mari sama-sama kita bersinergi untuk bagaimana mengendalikan inflasi daerah, bagaimana kita mengendalikan harga komunitas yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat,” katanya.

Penulis : A.R Wahid Harahap

- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

BERITA TERBARU