spot_img

Langkah Kemanusiaan, PT SAL Intens Lakukan Pengobatan Medis Bagi Warga SAD Korban Bentrok

Pihak perusahaan PT SAL saat melakukan perawatan dan pengobatan medis bagi warga SAD korban konflik bersama petugas keamanan PT SAL

KABAR SAROLANGUN – PT Sari Aditya Loka (SAL) mengedepan langkah kemanusiaan atas konflik yang terjadi antara petugas keamanan PT Sari Aditya Loka (SAL) dan SAD, pasalnya dari insiden ini mengakibatkan korban luka dari kedua belah pihak.

Asisten Corporate Social Responsibility PT SAL, Fenti mengatakan bahwa PT SAL mengambil langkah cepat dengan memberikan perawatan dan pengobatan medis kepada warga Suku Anak Dalam (SAD) yang menjadi korban dalam bentrokan yang terjadi.

” Perusahaan langsung membawa korban ke Rumah Sakit Langit Golden Medika Sarolangun untuk mendapatkan penanganan dan pendampingan hingga korban dinyatakan membaik,” katanya, Sabtu (18/04/2026).

Dalam proses penyelesaikan kesalahpahaman, perusahaan PT SAL juga memberikan perawatan kepada korban luka SAD dan menempuh jalur mediasi yang difasilitasi oleh pihak ketiga.

Langkah ini menjadi bagian dari komitmen PT SAL dalam menjalankan tanggung jawab sosial serta memastikan aspek kemanusiaan tetap menjadi prioritas di tengah situasi konflik.

” Mediasi telah berjalan dengan baik dan kami akan mempertahankan hubungan baik bersama warga SAD,” katanya.

Warga SAD saat mendapatkan pengobatan medis dari pihak perusahaan PT SAL

Adapun, dalam proses pemulihan para korban, tim kesehatan PT SAL bersama dokter wilayah terus memantu perkembangan kondisi korban, termasuk setelah diperbolehkan menjalani rawat jalan.

Pemantauan dilakukan secara langsung dengan mendatangi tempat tinggal warga SAD guna memastikan proses pemulihan berjalan optimal.

Hingga berita ini diturunkan, tim medis masih melakukan perawatan lanjutan berupa pembersihan luka. Salah satu korban bernama Nelitis disarankan untuk tetap menjalani perawatan di rumah sakit karena kondisi lukanya masih terbuka dan berisiko infeksi.

” Pihak PT SAL saat ini terus berupaya membujuk yang bersangkutan agar bersedia dirawat hingga benar-benar pulih,” kata PIC program CSR Fenti Rakhmawati.

Penulis : A.R Wahid Harahap

- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

BERITA TERBARU