
KABAR SAROLANGUN – Pansus III Aset DPRD Sarolangun bersama sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke Pasar Atas Sarolangun, Selasa (21/07/2026).
Sidak tersebut dalam rangka pengecekan aset milik Pemerintah Daerah yang kondisinya terbengkalai untuk segera dilakukan penghapusan dan pembongkaran, guna dibangun baru atau dijadikan lokasi parkir.
Dari pantauan dilapangan, Sidak tersebut dipimpin langsung Ketua DPRD Sarolangun Ahmad Jani, Waka I DPRD Sarolangun Cik Marleni, dengan dihadiri Ketua Pansus III H Akmal beserta sejumlah anggota Budi Handoko, Hj Fatimah, M.Pd, Yusuf Helmi AB, SE, Lina Dari Dewi, Am.Keb, Riki Angriawan,SE, Ade Saputra SE, Abdul Basid, SH dan Feby Bestian.
Dari jajaran eksekutif, hadir Plt Kepala Diskopurindag Sarolangun Bustra Desman, SE, MM, Plt Kepala BPKAD Sarolangun Hj Maria Susanti, SE, Mewakili Kepala BPPRD Sarolangun Emalia Sari, ME, Mewakili Kadishub Sarolangun Supriyanto, S.IP, dan jajaran UPTD Pasar serta personil gabungan.


Kepada awak media, Ketua DPRD Sarolangun Ahmad Jani mengatakan bahwa beberapa waktu lalu telah dilakukan pembentukan pansus III terkait pengawasan aset. Setelah menerima laporan, pihaknya pun turun ke lapangan meninjau aset berupa ruko yang ada di pasar atas Sarolangun.
” Kami ke lapangan, buka sekedar menerima laporan tapi seberapa banyak aset-aset yang ada pasar atas Sarolangun ini, Supaya kami tahu mana yang tidak layak dipakai untuk ada perubahan, penghapusan aset nanti dibangun baru,” katanya
Ahmad Jani mengatakan bahwa dari Peninjauan ke lapangan ini ada sedikitnya 48 aset yang akan dilakukan penghapusan dan pembongkaran oleh OPD terkait untuk dijadikan areal lahan parkir dan perbaikan kios pedagang yang aman, nyaman dan higienis.
” Ada 48 aset yang mau dihapuskan, dijadikan kantong tempat parkir supaya masyarakat berkunjung ada tempat parkirnya, sekarang susah motor pun susah lewat, apalagi mobil bagaimana masyarakat mau belanja,” katanya.
Ia mengharapkan dengan adanya penataan pasar atas Sarolangun yang bagus akan menciptakan kondisi yang nyaman dan aman bagi masyarakat baik penjual maupun pembeli yang beraktivitas di pasar atas Sarolangun.



” Kenyamanan masyarakat dan pengunjung perlu kita perhatikan. Maka harapan saya sebelum menghapuskan aset ini, pembangunan ini diadakan sosialisasi dengan masyarakat, bertemu pedagang, Dipanggil, sebelum dibangun, sebelum dibongkar, dipindahkan dari luar ke dalam,” katanya.
” Tentu kita persiapkan tempat yang layak, yang bagus, yang nyaman, dan supaya masyarakat pedagang, pengunjung pedagang, pembeli, supaya nyaman.
Itu harapan kami,” kata dia menambahkan.
Selain itu, Ahmad Jani juga menyebutkan usai turun ke lapangan ini, pihaknta akan berkoordinasi jajaran Pemerintah Daerah dan OPD terkait serta persiapan agar dilakukan koordinasi dengan BPK RI terlebih dahulu sehingga di kemudian hari tidak ada menjadi temuan BPK.
” Target kita ya agar Pendapatan Asli Daerah (PAD) meningkat dan penataan pasar atas Sarolangun ini semakin bagus,” katanya.
Penulis : A.R Wahid Harahap





