
KABAR SAROLANGUN – MS, seorang oknum pemilik Yayasan Islam Riyaadul Huda di Kabupaten Sarolangun dikabarkan melakukan aksi dugaan pelecehan seksual terhadap anak dibawah umur.
Setidaknya, 9 orang santri laki-laki digunjingkan menjadi korban perbuatan tak senonoh yang dilakukan ketua yayasan tersebut yang saat ini sudah diamankan oleh aparat kepolisian Polres Sarolangun.
Pelaksana tugas Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Sarolangun, H Mat Ali Martado, S.Ag, M.Pd, mengatakan pihaknya sudah melakukan kroscek keabsahan yayasan yang dimaksud.
Namun hasil pencarian dan koordinasi bersama forum pondok pesantren di Sarolangun, yayasan Islam Riyaadul Huda tidak memiliki izin pondok pesantren yang dikeluarkan Kemenag.
” Bukan merupakan pondok pesantren hadir kita tidak pernah melakukan monev ke sana, dan informasi hanya SMP-IT,” katanya, Kamis (01/10/2026) kepada media ini.
Menurutnya, Kemenag Sarolangun mendorong masyarakat agar lebih berhati-hati memilih tempat atau lembaga pendidik untuk anak-anak. Sekaligus meminta masyarakat tidak segan melapor bila menemukan lembaga atau pondok tanpa legalitas yang jelas.
Kini proses hukum dugaan kasus pelecehan seksual tersebut tengah ditangani pihak kepolisian resort setempat. Sementara itu, Polres Sarolangun belum memberikan keterangan lebih lanjut meski gambar oknum pemilik yayasan telah diamankan pihak kepolisian tersebar di media sosial.
Penulis : A.R Wahid Harahap


