Senin, Mei 20, 2024
BerandaDAERAHPengangkutan Sampah Di Pasar Atas Sarolangun Dikeluhkan Masyarakat, Dinas LHD Sarolangun Bilang...

Pengangkutan Sampah Di Pasar Atas Sarolangun Dikeluhkan Masyarakat, Dinas LHD Sarolangun Bilang Begini

Tumpukan Sampah di pasar atas Sarolangun (istimewa)

KABAR SAROLANGUN – Aktivitas pengangkutan sampah yang ada di Pasar Atas Sarolangun, Kota Sarolangun, mendapatkan keluhan masyarakat yang beraktivitas transaksi jual beli di saat pagi hari.

Pasalnya, sampah yang menumpuk di tiga titik yang ada pada pasar atas Sarolangun diangkut oleh petugas pada pagi hari sekitar pukul 07.30 Wib, saat masyarakat membludak ke pasar untuk membeli keperluan rumah tangga.

Akibatnya, selain membuat akses jalan yang macet namun juga masyarakat mencium aroma tidak sedap dari tempat sampah tersebut.

” Pak, saya ingin menyampaikan masukan bukan kritikan, terkait pengangkutan sampah pak. Soalnya, masyarakat sedang ramai ke pasar, sampah baru diangkut, jadinya mencium aroma bau, dan sering macet pak,” kata salah seorang pedagang, kepada Penjabat Bupati Sarolangun, Bachril Bakri ketika sedang sidak ke pasar atas Sarolangun, Jumat (16/06/2023) lalu.

Atas kondisi itu, Penjabat Bupati Sarolangun Dr Ir Bachril Bakri, M.App, Sc mengatakan bahwa persoalan tersebut agar ditindaklanjuti oleh dinas Lingkungan Hidup Daerah (LHD) agar tidak mengganggu aktivitas transaksi jual beli masyarakat Sarpalngun.

” Mobil sampah itu, saya minta dari Dinas LHD bisa mengatur kembali waktunya, jangan disaat orang lagi belanja, mungkin jam 03.00 pagi atau sore hingga malam dilakukan pengangkutan sampah, artinya dua kali sehari,” katanya.

Kadis LHD Sarolangun Kurniawan, ST

Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas LHD Sarolangun Kurniawan, ST mengatakan bahwa pengangkutan sampah di tiga titik di pasar atas Sarolangun memang dilakukan dua kali pengangkutan sampah setiap hari yakni pagi dan sore.

Di pagi hari, sampah diangkut oleh petugas pada pukul 07.30 wib, saat sampah sudah banyak menumpuk di tiga titik tersebut. Baru kemudian, shift kedua pada sore hari diangkut kembali karena sampah cepat menumpuk kembali.

” Sekarang sampah ini sudah kita angkut dua kali sehari, pagi dan sore hari sudah kita angkut habis di tiga TPS yang ada di dalam pasar,” kata Kurniawan.

Dikatakan Kurniawan, jadwal pengangkutan sampah ini dilakukan setelah pengkajian ritme yang tepat dalam pengambilan sampah dari TPS yang ada di pasar atas Sarolangun.

Jika dilakukan pada dini hari atau sebelum subuh, sampah yang ada di TPS pasar atas Sarolangun belum banyak menumpuk. Namun, pada pagi hari hingga pukul 07.00 wib sampah sudah membludak bahkan sampai keluar tps dan jalan.

” Kalau kita mengangkut sebelum subuh, tapi sampahnya belum ada, masyarakat tidak tau jadwal kami, kami kurang mensosialisasikan. Karena sampah ini sudah kita angkat dua kali sehari, sore sudah kita angkat di tiga tps yang ada. Tapi setelah jam 6 pagi konsekuensi nyo orang-orang sudah ramai tapi sampah terangkut semua, jadi menjelang sore nanti sampah-sampah tidak terlalu membludak di TPS,” katanya.

Selain itu, Kurniawan menjelaskan pihaknya akan melakukan kinerja yang ekstra agar persoalan sampah di Sarolangun bisa di atasi secara maksimal. Untuk Saat ini Dinas lingkungan hidup (DLH) Sarolangun sudah mengambil jadwal pengangkutan sampah setelah jam 6 pagi.

Bahkan kedepan, guna mengurangi jumlah tumpukan sampah kedepannya, pihaknya akan melakukan 5 kali pengangkutan dari setiap tempat pembuangan sampah (TPS) yang ada di pasar.

” Kedepannya kita akan mencoba mensosialisasikan kepada masyarakat agar membuang sampah langsung di ke dalam TPSnya. Perilaku masyarakat juga ado yang membuang sampah di depan TPS, di dalam TPS kosong di luarnya sangat penuh sekali sampai ke jalan-jalan, itu kondisinya,” katanya.

Penulis : N Imet Nudin
Editor : A.R Wahid Harahap

- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

BERITA TERBARU