Kamis, Juli 25, 2024
BerandaDAERAHPj Bupati Sarolangun Bachril Bakri Hadiri PAM GMS, Sampaikan Pesan Moral Hingga...

Pj Bupati Sarolangun Bachril Bakri Hadiri PAM GMS, Sampaikan Pesan Moral Hingga Pentingnya Berorganisasi

Pj Bupati Sarolangun Bachril Bakri, Kakan Kesbangpol Hudri, Sekretaris Dewan Pembina Yansah As’ari, beserta anggota Husnil Aqili, dan Ketua GMS Sulaiman,

KABAR SAROLANGUN – Di tengah kesibukan sebagai Penjabat Bupati Sarolangun dan juga hari libur, Dr Ir Bachril Bakri, M.App, Sc tetap meluangkan waktunya untuk hadir di tengah mahasiswa yang tergabung dalam organisasi Gerakan Mahasiswa Sarolangun (GMS) dalam kegiatan Penerimaan Anggota Muda (PAM) angkatan ke-XIII Tahun 2023, Minggu (10/09/2023) di Sekretariat GMS, RT 18 Sarkam, Kecamatan Sarolangun.

Dari pantauan dilapangan, Penjabat Bupati Sarolangun Dr Ir Bachril Bakri, M.App, Sc hadir sekitar pukul 10.10 Wib didampingi Kakan Kesbangpol Sarolangun Hudri, M.Pd.I, yang disambut oleh Sekretaris Dewan Pembina GMS Yansah As’ari, beserta anggota Dewan Pembina Husnil Aqili, Sakirin, A.R Wahid Harahap.

Tampak Ketua Umum GMS Sulaiman, beserta jajaran pengurus dan para anggota muda GMS juga menyambut kedatangan Penjabat Bupati Sarolangun itu dalam rangka memberikan motivasi bagi mahasiswa khususnya yang tergabung dalam organisasi GMS.

Dalam kesempatan itu, Sekretaris Dewan Pembina GMS Yansah As’ari menjelaskan bahwa organisasi GMS ini didirikan pada tahun 2012 silam, dalam pendirian itu juga turut serta disupport dan disaksikan oleh Bupati Sarolangun kala itu, sehingga sekretariat ini memang diresmikan oleh Bupati Sarolangun yang dijabat oleh Drs H Cek Endra.

” Hingga saat ini GMS tetap mampu hadir dalam aspek pembangunan. Dan setiap dua tahun GMS dapat dana hibah, dan Alhamdulillah konsisten menggunakan dana hibah dengan baik,” kata pendiri GMS ini dihadapan PJ Bupati Sarolangun.

Pj Bupati Sarolangun Bachril Bakri saat disambut oleh mahasiswa saat tiba di sekretariat GMS

Yansah As’ari juga memberikan apresiasi kepada segenap pengurus GMS dan panitia pelaksana yang telah sukses melaksanakan kegiatan PAM ini dalam rangka merekrut anggota muda sebagai penerus perjuangan cita-cita organisasi di masa yang akan datang. ” Kita menerima 52 orang mahasiswa anggota baru GMS dari berbagai perguruan tinggi,” katanya.

Selain itu, Yansah As’ari juga menyebutkan berbagai isu yang terjadi di Sarolangun, yang tentunya tidak lepas dari perhatian GMS bagaimana menyikapi persoalan yang terjadi. Diantaranya persoalan narkoba, stunting dan gizi buruk, serta persoalan dalam menghadapi pemilu serentak tahun 2024.

” Pada prinsipnya GMS ini adalah bengkelnya generasi muda, yang amat berat persoalan di Sarolangun ini adalah masalah narkoba. Kami juga melihat masalah gizi buruk, anak anak bayi yang kurang gizi sehingga pertumbuhannya lambat. Kami pastikan tidak ada anak gms yang narkoba,” katanya.

” Kami butuh dukungan dari Pemerintah. Kedepan aset generasi muda seperti ini kedepan harus di dukung. Kedatangan bapak PJ Bupati dan Kakan Kesbangpol adalah bentuk dukungan moral untuk memberikan motivasi kepada mahasiswa. Saya berharap adik-adik ini mendengarkan betul motivasi yang disampaikan oleh bapak penjabat bupati Sarolangun,” kata dia menambahkan.

Sementara itu, Pj Bupati Sarolangun Bachril Bakri dalam kesempatan tersebut juga turut memberikan motivasi bagi para mahasiswa khususnya para peserta PAM GMS, untuk senantiasa bisa menjadi seorang mahasiswa yang sukses dalam akademik, organisasi dan juga kehidupan keluarga di masa mendatang.

” Saya ucapkan selamat kepada adik adik mahasiswa baru yang ikut PAM organisasi Gerakan Mahasiswa Sarolangun yang mulia ini. Saya harap GMS terus konsisten berkontribusi untuk memajukan Sarolangun. Dan saya yakni, GMS ini adalah tempat bagi persatuan dan kesatuan mahasiswa untuk bisa membangun daerah bersama Pemerintah Daerah,” katanya.

Penjabat Bupati Sarolangun Dr Ir Bachril Bakri, M.App, Sc memberikan motivasi 

Pejabat eselon II di Kemendagri tersebut juga memotivasi mahasiswa untuk aktif dalam berorganisasi, salah satunya organisasi GMS yang dinilainya memiliki gerakan yang sangat positif, bagi perkembangan pola pikir mahasiswa dan juga untuk pembangunan daerah.

” Sambil berorganisasi untuk tetap mengutamakan pendidikan, jangan malah menjadi nilai jelek, gagal kuliah. Belajar yang rajin, kalau mau fokus sesuatu jangan setengah-setengah. Saya juga minta bagi waktu antara kuliah dan berorganisasi, karena itu tantangan bagi adik-adik semua untuk menambah kepercayaan diri, Selamat bergabung adik-adik di organisasi GMS,” katanya.

Pada saat kuliah, dikatakan Bachril Bakri bahwa ada tiga yang didapatkan yakni skill, knowledge dan attitude. Dan dengan berorganisasi akan mendapatkan manfaat yang luar biasa, diantaranya menambah pengalaman, belajar bagaimana cara mengolah sebuah kegiatan, cara memimpin, cara bekerja sama dengan orang lain, menambah jaringan atau Networking, meningkatkan kemampuan sosial, cara berkomunikasi dengan orang lain dan bagaimana menyelesaikan masalah, kita harus mampu menyelesaikan setiap permasalahan, meningkatkan kepercayaan diri, dan belajar managemen waktu.

” Semua itu akan bermanfaat sekali ketika kita memasuki dunia kerja. Dan dengan berkumpul ini kita juga berpengalaman dalam kemampuan sosial khususnya menghadapi seseorang, serta menjadi orang yang terbuka terhadap perbedaan, dengan networking tadi, tentu kita bisa dalam menjalin hubungan kerja sama yang baik,” katanya.

Bachril Bakri juga mengharapkan mahasiswa yang tergabung dalam GMS ini yang mayoritas kelahiran tahun 2000-an merupakan generasi posgen Z, harus mampu menguasai ilmu tekhnologi dan informasi di era digitalisasi industri 5.0 yakni dunia internet dan komputer, dengan pemanfaatan tekhnologi dan informasi.

” Adik-adik harus bisa memahami tentang era globalisasi saat ini, pemanfaatan digitalisasi,” katanya.

Dijelaskannya, bahwa pada prinsipnya fungsi pemerintahan ada empat, yakni pelayanan, pembangunan, Pemberdayaan, dan Pengaturan. Artinya, pemerintah fungsinya memberikan pelayanan untuk keadilan, pembangunan untuk kesejahteraan, untuk pemberdayaan menuju kemandirian, dan pengaturan untuk ketertiban dan keamanan masyarakat,” katanya

” Indonesia emas tahun 2045, kita ingin kualitas SDM itu baik, sasaran pendapatan perkapita setara dengan negara maju, kemiskinan menuju nol persen dan ketimpangan berkurang, kepemimpinan dan pengaruh di dunia juga meningkat, sumber daya saing yang meningkat, menuju zero emisi lingkungan,” katanya.

Poto bersama dengan riang dan gembira

Dalam kegiatan tersebut PJ Bupati Sarolangun Bachril Bakri beserta jajaran dewan pembina, pengurus GMS serta para anggota muda GMS melakukan sesi Poto bersama yang berjalan dengan riang dan gembira.

Penulis : A.R Wahid Harahap

- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

BERITA TERBARU