Pj Bupati Sarolangun Bachril Bakri saat menjadi Inspektur Upacara HKP Tahun 2023

KABAR SAROLANGUN – Pemerintah Kabupaten Sarolangun beserta jajaran forkompinda Sarolangun melaksanakan kegiatan peringatan Hari Kesaktian Pancasila (HKP) Tahun 2023 pada tanggal 01 Oktober 2023, Minggu (01/10/2023) pagi di Lapangan Gunung Kembang, Komplek Perkantoran Bupati Sarolangun.

Penjabat Bupati Sarolangun Dr Ir Bachril Bakri, M.App, Sc bertindak sebagai Inspektur Upacara dalam peringatan HKP tersebut dan Mayor Inf Zul Abdullah sebagai Komandan Upacara berlangsung dengan lancar dan khidmat.

Hadir dalam kegiatan tersebut Dandim 0420/Sarko Letkol Inf Amaraldo Cornelius, Kabag OPS Polres Sarolangun Kompol A Bastari Yusuf, SH, Ketua PN Sarolangun Deka Diana, SH, MH, Penjabat Ketua PKK Sarolangun Ny Indah Dewi Bachril beserta jajaran, Kepala Kemenag Sarolangun Drs H M Syatar, S.Ag, Plh Sekda Sarolangun Ir Dedy Hendry, M.Si, Para staf ahli dan Asisten Bupati Sarolangun dan Para kepala OPD Di lingkungan Pemkab Sarolangun serta jajaran personil TNI, Polri, Satpol PP, Damkar, Dinas Perhubungan dan pegawai serta anak sekolah.

Dalam rangkaian upacara HKP tersebut dimulai dari, Komandan upacara memasuki lapangan upacara, lalu kemudian Inspektur upacara memasuki lapangan upacara, Penghormatan umum kepada Inspektur Upacara yang dipimpin oleh Komandan Upacara, Laporan Komandan Upacara kepada inspektur upacara bahwa upacara siap dimulai, Mengheningkan cipta dipimpin oleh Inspektur Upacara.

Kemudian dilanjutkan dengan Pembacaan Teks Pancasila dan Naskah Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945, Pembacaan Naskah Ikrar, Pembacaan Naskah Doa, Andhika Bhayangkari (menyesuaikan), Laporan Komandan Upacara, upacara selesai, Penghormatan umum kepada Inspektur Upacara hingga peserta upacara meninggalkan lapangan upacara.

Forkompinda yang hadir

Penjabat Bupati Sarolangun Bachril Bakri mengatakan bahwa dalam momentum ini sesuai dengan Tema Hari Kesaktian Pancasila tahun 2023 yakni Pancasila Pemersatu Bangsa, Menuju Indonesia Maju. Maka, pentingnya menjaga kesatuan dan persatuan bangsa dalam mempertahankan Pancasila sebagai ideologi negara Kesatuan Republik Indonesia.

Peringatan Hari Kesaktian Pancasila ini tidak diartikan sebagai sesuatu hal yang ‘mistik’ atau memiliki kekuatan supranatural. Hari ini memiliki makna Pancasila sebagai kebenaran sebagai jiwa kepribadian bangsa.

” Bangsa Indonesia diharapkan dapat memahami dasar negara yang telah digali, diolah, dan dikembangkan para pendiri bangsa melalui sejarah yang panjang. Hari ini juga memiliki makna memperkukuh Pancasila sebagai dasar dan pandangan hidup bangsa,” katanya.

Bachril Bakri juga mengajak seluruh lapisan masyarakat Sarolangun khususnya untuk menyatukan tekad dan tetap mempertahankan dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila sebagai sumber kekuatan menggalang kebersamaan untuk memperjuangkan, menegakkan kebenaran dan keadilan demi keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

” Hari Kesaktian Pancasila dijadikan sebagai pedoman membangun masyarakat ke arah kehidupan yang sejahtera lahir-batin. Ini juga sebagai momentum merefleksikan kembali nilai-nilai Pancasila untuk menyatukan cita-cita Indonesia,” katanya.

Poto bersama

Selain itu, dalam pembacaan Naskah Ikrar yang dibacakan oleh Plh Sekda Sarolangun Dedi Hendry mengatakan bahwa sejak diproklamasikan Kemerdekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia pada tanggal 17 Agustus 1945 pada kenyataanya telah banyak terjadi rongrongan baik dari dalam negeri maupun luar negeri terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Bahwa rongrongan tersebut dimungkinkan oleh kelengahan, kekurangwaspadaan Bangsa Indonesia terhadap kegiatan yang berupaya untuk menumbangkan Pancasila sebagai Ideologi Negara;

“Bahwa dengan semangat kebersamaan yang dilandasi oleh nilai-nilai luhur ideologi Pancasila, Bangsa Indonesia tetap dapat memperkokoh tegaknya Negara Kesatuan Republik Indonesia,” katanya.

Dengan demikian maka di hadapan Tuhan Yang Maha Esa dalam memperingati Hari Kesaktian Pancasila, kami membulatkan tekad untuk tetap mempertahankan dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila sebagai sumber kekuatan menggalang kebersamaan untuk memperjuangkan, menegakkan kebenaran dan keadilan demi keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia

Penulis : A.R Wahid Harahap