
KABAR SAROLANGUN – Pemerintah Desa Sungai Baung bersama Bunda PAUD Desa menggelar kegiatan sosialisasi program inovasi Gerakan Pentingnya Sekolah Jemput Peluang (GPS Jempol) Desa Sungai Baung, Kecamatan Sarolangun Tahun 2026, Jum’at (22/05/2026) di Aula Gedung serbaguna Kantor Desa Sungai Baung.
Melalui inovasi GPS Jempol inilah Bunda PAUD Desa Sungai Baung berhasil mendapatkan prestasi dalam apresiasi Bunda PAUD Tingkat Nasional Tahun 2025 lalu, dalam kategori Bunda PAUD Desa Inovatif Se-Indonesia dalam kontribusi mendukung kebijakan nasional Wajib Belajar 1 Tahun Prasekolah dan Wajib Belajar 13 Tahun.
Kegiatan tersebut dihadiri langsung Bunda PAUD Kabupaten Sarolangun Ny Hj Risha Fitria Hurmin, SE, Ketua Pokja Bunda PAUD Sarolangun Ny Lilis Sumiati Arief, Kabid PAUDNI Disdikbud Sarolangun Dr Farida, S.Ag, M.Pd, Bunda PAUD Kecamatan Sarolangun Ny Annisa Puspa Zulida Ilham, Bunda PAUD Desa Sungai Baung Yani Fitriyati, S.Pd I, Gr, Kepala Desa Sungai Baung Alhimni Rusdi, S.Pt.
Hadir juga Kepala Puskesmas Sungai Baung, Para kepala sekolah paud/TK, SD, SMP dan SMK di lingkungan Desa Sungai Baung, para Pendamping Desa, Jajaran lembaga terkait, para orang tua/wali Anak Usia dini serta anak-anak PAUD yang sangat antusias mengikuti rangkaian kegiatan istimewa tersebut.

Dalam sambutannya, Bunda PAUD Desa Sungai Baung Yani Fitriyati mengatakan jajaranya sangat berterima kasih kepada Bunda PAUD Sarolangun beserta rombongan yang sudah hadir pada kegiatan ini, serta para orang tua dari anak usia dini yang antusias mengikuti kegiatan ini dari awal hingga akhir.
” Melalui kegiatan ini, merupakan bukti nyata bahwa kita peduli terhadap pendidikan anak usia dini,” katanya.
Kata Yani Fitriyati, bahwa inovasi GPS jempol itu adalah Gerakan Pentingnya Sekolah Jemput Peluang, dimana gerakan ini dimaksudkan agar seluruh lapisan masyarakat sebagai orang tua tahu betul bagaimana memahami bahwa pendidikan sangat penting mulai dari jenjang PAUD, TK, SD, SMP dan SMA hingga perguruan tinggi.
” Program pemerintah 13 tahun wajib belajar dimana 1 tahun prasekolah, mari kita dukung bersama. Dimana kita memulai anak kita menumbuhkan karakter, keberanian, sikap sosial terhadap teman-teman, mari kita ajak anak-anak kita sekolah dari sejak dini,” katanya.
Di Desa Sungai Baung Sendiri, lanjut Yani ada dua lembaga PAUD, 3 lembaga TK, 1 Lembaga SD, 1 Lembaga SMP dan 1 lembaga SMK. Tentunya keberadaan lembaga pendidikan tersebut agar bisa dimanfaatkan oleh masyarakat untuk menyekolahkan anak-anaknya.
” Desa sungai baung bisa disebutkan desa kami desa pendidikan, karena lembaga sekolah lengkap dari paud hingga tingkat SMK. Kita sebagai orang tua, ayo kita dorong anak-anak kita sekolah, saya minta jangan sampai putus sekolah dan dukung program 13 tahun belajar,” katanya.

Yani Fitriyati juga berharap melalui kegiatan ini, para orang tua bisa memahami bahwa anak-anak yang mengemban pendidikan sekolah tentunya sangat bermanfaat menuju masa depan yang lebih baik.
Maka dari itu, dalam mendukung kebijakan nasional, pihaknya membuat inovasi dengan sebutan GPS Jempol atau Gerakan Pentingnya Sekolah jemput peluang.
Inovasi itu dalam mengupayakan bagaimana di desa sungai baung tidak ada lagi anak-anak yang putus sekolah, dan memastikan anak-anak sekolah dari paud hingga ke SMK/SMA sederajat.
” Mari kita galakkan program ini untuk pendidikan anak usia dini Di Desa Sungai Baung dan lebih aktif lagi dalam melaksanakan program Pemerintah Daerah serta mendukung kebijakan nasional,” katanya.
Sementara itu, Kades Sungai Baung Alhimni Rusdi mengucapkan terima kasih kepada Bunda PAUD Sarolangun dan ketua Pokja bunda PAUD Sarolangun serta bunda PAUD Kecamatan yang telah hadir dalam rangka mensosialisasikan program GPS jempol yang di cetus Pemerintah desa dan bunda PAUD Desa Sungai Baung.

” Kita hadir bersama di gedung ini, bukan hanya acara seremonial, tetapi dengan adanya sosialisasi ini menumbuhkan pandangan yang sama dari pemerintah, sekolah, orang tua, bunda PAUD mengenai pentingnya sekolah,” katanya.
Ia juga mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk sama-sama mensosialisasikan mengenai pentingnya sekolah, apalagi dengan kemajuan tekhnologi saat ini,
Menurutnya, umur usia dini merupakan periode emas bagi pendidikan anak, dalam pembentukan karakter anak.
” Kalau anak-anak kita dibekali pendidikan, ilmu agama, insa Allah Anak-anak kita bisa menghadapi kemajuan tekhnologi,” katanta.
Selain itu, kata Alhimni Rusdi bahwa kegiatan ini merupakan bentuk perhatian Pemerintah Desa bersama bunda paud terhadap kemajuan pendidikan, karena pihaknya tentu menyadari dalam membangun suatu desa, daerah, bangsa itu sangat penting pendidikan bagi para generasi muda.
” Kami dari Pemerintah Desa tidak ingin bahwa warga sungai baung cuman sebagai penonton dalam menghadapi persaingan yang semakin ketat di masa mendatang,”katanya.
” Di Desa Sungai Baung ini ada lembaga Paud ada 2, TK ada 3, SD ada 3, 1 SMP dan 1 SMK di lingkungan Desa Sungai Baung. Insa Allah kedepan akan dibuka universitas dimana tempatnya sudah ada,” kata dia menambahkan.


Dalam kegiatan tersebut, Bunda PAUD Sarolangun Ny Hj Risha Fitria, Ketua Pokja Bunda PAUD Ny Lilis Sumiati, Bunda PAUD Kecamatan Sarolangun Ny Annisa Puspa Zulida Ilham, Bunda PAUD Desa Sungai Baung Yani Fitriyati, S.Pd I, Gr, Kabid PAUDNI Farida melakukan sosialisasi program inovasi GPS Jempol dengan diikuti para orang tua dengan antusias.
Penulis : A.R Wahid Harahap






