Sabtu, Juli 20, 2024
BerandaDAERAHTeken MoU, Beras Petani Sarolangun Dapat Orderan PT SAL 3,8 Ton Tiap...

Teken MoU, Beras Petani Sarolangun Dapat Orderan PT SAL 3,8 Ton Tiap Bulan

 

Pimpinan PT SAL dan Poktan Maju Jaya Kelurahan Sarkam saat usai meneken MoU disaksikan forkompinda Sarolangun

KABAR SAROLANGUN – Kelompok Tani Maju Jaya Di Kelurahan Sarkam, Kecamatan Sarolangun nampaknya akan mendapatkan orderan pemasokan beras yang jelas setiap bulan, setelah adanya penandatanganan Memorandum Of Understanding (MoU) berupa kerja sama dengan pola kemitraan dengan Perusahaan PT Sari Aditya Loka (SAL) yang ada di Kecamatan Air Hitam, Kabupaten Sarolangun.

Penandatangan MoU tersebut berlangsung pada Rabu (02/11/2022) di areal persawahan kelurahan sarkam antara Poktan Maju Jaya Kelurahan Sarkam dengan Pimpinan PT SAL, yang disaksikan langsung Penjabat Bupati Sarolangun Henrizal, S.Pt, MM, Kadis TPHP Provinsi Jambi Ir Ahmad Maushul, Kapolres Sarolangun AKBP Anggun Cahyono, Sik, Dandim 0420/Sarko Letkol Inf Amaraldo Cornelius serta jajaran forkompinda Sarolangun dan petani setempat.

Penjabat Bupati Sarolangun Henrizal menyambut baik atas kerja sama ini dalam rangka memberikan peluang kepada masyarakat khususnya petani padi sawah yang ada di Kelurahan Sarkam. PT SAL sendiri membeli beras petani sebesar Rp 11 ribu per kilo gramnya dengan kebutuhan per bulan sebanyak 3,8 Ton beras.

” Kita hari ini juga melakukan penandatangan MoU, tentunya kami sangat mengucapkan terima kasih kepada PT SAL yang telah mau bekerja sama dengan kelompok tani maju jaya di kelurahan sarkam ini,” kata Henrizal.

Penjabat Bupati Henrizal bersama jajaran forkompinda saat melihat langsung mesin penggilingan padi di Kelurahan Sarkam

Menurutnya, dengan jumlah total luas lahan 86 hektar sawah di Kelurahan Sarkam ini akan mampu memenuhi kebutuhan PT SAL yang selama ini mereka memasok beras dari daerah lampung, dan petani padi di kelurahan sarkam ini sudah bisa memproduksi beras sendiri, yang diolah melalui mesin penggilingan padi yang ada di Kelurahan Sarkam, untuk diproduksi menjadi beras.

” Setiap bulan PT SAL membutuhkan 3,8 Ton beras, sementara kondisi sekarang ini 1 hektar itu gabah kering padi ada 6 ton dalam satu kali panen. Artinya ada sekitar 500 ton gabah kering satu kali panen dan mereka dua kali panen dalam setahun, sehingga saya pikir untuk kebutuhan beras untuk PT SAL sangat mencukupi, tapi kalau untuk kebutuhan masyarakat itu saya pikir belum,”katanya.

Dalam kegiatan tersebut, Penjabat Bupati Sarolangun Henrizal beserta rombongan Forkompinda Sarolangun meninjau lokasi mesin penggilingan padi dan lokasi pengeringan padi di Kelurahan Sarkam, Kecamatan Sarolangun.

Penulis : A.R Wahid Harahap

- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

BERITA TERBARU