spot_img

Tidak Ada Pakai Uang Negara, Ketua ORADO Sarolangun Tabroni Tegaskan Turnamen Domino Piala Bupati 2026 Pakai Dana Pribadi Dan Patungan

Ketua Pengkab ORADO Sarolangun Tabroni, SE

KABAR SAROLANGUN – Turnamen ORADO Domino Piala Bupati Sarolangun tahun 2026 dalam rangka memperingati HUT ke-27 Kabupaten Sarolangun dan sumpah pemuda yang baru-baru ini sukses dilaksanakan mendapatkan sorotan negatif yang tidak mendasar dari sejumlah kalangan.

Sorotan tersebut berupa anggaran yang digunakan panitia pelaksana dalam hal ini Pengurus Kabupaten (Pengkab) Federasi Olahraga Domino Nasional (ORADO) Kabupaten Sarolangun, yang menyebarkan informasi menyesatkan dengan turnamen ORADO domino sebagai kegiatan pemborosan anggaran di tengah efisien anggaran daerah Pemerintah Kabupaten Sarolangun.

Ketua Pengkab ORADO Sarolangun Tabroni, SE dengan tegas membantah tuduhan palsu tersebut yang menyebutkan pemborosan anggaran daerah.

Dikatakan Tabroni, sumber anggaran turnamen itu sendiri murni dari dana pribadinya dan patungan dari para anggota dan sejumlah donatur yang tidak mengikat. Terutama doorprize utama berupa sepeda motor listrik, dibeli menggunakan uang pribadinya selaku Ketua Orado Sarolangun di momen perdana turnamen ORADO di Kabupaten Sarolangun, usai olahraga domino telah disahkan menjadi salah satu Cabang Olahraga (Cabor) yang terdaftar di Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat pada tanggal 21 Mei 2026 lalu.

” Ini turnamen Orado di Kabupaten Sarolangun tentunya kami tidak ada memakai uang negara sedikitpun baik itu bapak Bupati. Perlu diketahui untuk Doorprize Sepeda motor listrik itu paka uang saya sendiri sebagai ketua Orado, kenapa? saya ingin membesarkan Orado di Kabupaten Sarolangun,” kata Tabroni, Senin (26/10/2026) kepada media ini.

Sementara untuk pembelian hadiah bagi para pemenang juara 1, 2, 3 dan 4 serta sejumlah doorprize lainnya dan biaya konsumsi itu anggarannya bersumber dari pengumpulan dana atau patungan dari para anggota, dan pihak-pihak lainnya yang tidak mengikat.

Bahkan tenda besar yang digunakan untuk lokasi kegiatan selama turnamen di halaman rumah Dinas Bupati Sarolangun itu, pihaknya ORADO Sarolangun meminjam tenda dari Bataliyon Infantri (Yonif) 896/TP Serumpun Pseko, yang semuanya punya niat yang sama membesarkan olahraga domino yang tentu iapun sangat berterima kasih atas support dari TNI maupun aparat kepolisian Polres Sarolangun yang juga turut serta mendukung turnamen tersebut.

” Yang namanya hadiah-hadiah kami patungan, boleh cek kami patungan, dan pihak-pihak lain yang bantu sedikit-sedikit dan juga saya sendiri mengeluarkan duit sendiri. Karena saya ingin membesarkan ORADO ini, alhamdulillah sekarang ini kita sudah resmi menjadi ORADO,” katanya.

” Jadi ini yang benar dibenarkan, yang salah disalahkan. Ya kan? Maka perlu kami sampaikan bahwa kamipun tidak ada memakai dana hibah dari KONI Sarolangun, karena kita masih cabor baru. Ini dengan pribadi saya, karena saya sudah dititipkan oleh provinsi itu sebagai amanah ketua Orado,” kata dia menambahkan.

Ratusan peserta saat mengikuti turnamen ORADO domino Piala Bupati Sarolangun 

Kegiatan Turnamen ORADO Domino Piala Bupati itu yang berlangsung selama tiga hari dari tanggal 23-25 Oktober 2026 ini diikuti sebanyak 128 peserta yang sukses dilaksanakan dengan filosofi satu meja, satu persaudaraan untuk Sarolangun Maju.

Kegiatan ini pendaftarannya tidak dikenakan biaya alias gratis bagi seluruh masyarakat Sarolangun yang berminat dan punya hobi olahraga domino.

” Orado menjadi salah satu olahraga binaan TNI setelah adanya MOU antara panglima TNI dengan Pengurus Besar Orado nasional. Orado terbentuk pada tanggal 07 Januari 2026, di Jakarta. Terbentuk dan resmi menjadi cabor pada 21 Mei 2026,” katanya.

Di Kabupaten Sarolangun sudah dua kali turnamen, yakni piala Panglima TNI dan piala Bupati. Dengan resminya domino menjadi cabang olahraga, dibawah naungan KONI. Olahraga domino tentu bisa membina generasi muda kita menjadi atlit.

” Tentunya saya akan berdamping Bupati dan Wakil Bupati, supaya masyarakat lebih mengetahui Orado ini sudah disahkan dari tingkat nasional sampai ke daerah-daerah, dan perlu diketahui ketua penasehat ORADO bapak Wakil Bupati Sarolangun dan saya selalu ketua Pengkab ORADO Sarolangun,” katanya.

Disamping itu juga, Tabroni juga menyebutkan dengan kegiatan turnamen ORADO domino ini juga dapat meningkatkan hubungan silaturrahmi dengan sesama Forkopimda yang saling bertukar informasi, saran, pendapat maupun masukan terkait isu strategis daerah, salah satunya mengenai Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) maupun dampak kabut asap.

” Lengkap, ini satu yang paling urgen bagi kita bahwa melalui turnamen Orado ini kita bersama Forkopimda, baik Bapak Bupati, Kapolres, Bapak Dandim, dan OPD serta lapisan masyarakat saling bersilaturahmi dan berdiskusi mengenai persoalan isu strategis daerah dan sebagainya, satu meja satu persaudaraan,” katanya.

” Jadi ini apa yang merugikan negara? Ini apa? Silahkan jawab kalau memang itu. Saya sebagai Ketua ORADO siap untuk dimanakan misalnya kalau ada merugikan negara. Orado kemarinkan pertama kali ini dari Panglima TNI yang mengarahkan supaya diadakan di setiap Kabupaten. Nah itu, sudah dua kali turnamen besar-besaran. Jadi apa yang menudingkan dengan Bapak Bupati? Silahkan, terima kasih, tolong sampaikan yang sebenar-benarnya,” kata dia menambahkan.

Penulis : A.R Wahid Harahap

- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

BERITA TERBARU