
KABAR SAROLANGUN – Pemerintah telah menetapkan jadwal libur dan cuti lebaran hari rada idul Fitri 1447 Hijriyah/2026 Masehi, sebagaimana tertuang dalam Surat Keputusan Bersama (SKB) Tiga Menteri Nomor 1497, Nomor 2, dan Nomor 5 Tahun 2025 tentang Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Tahun 2026.
Kepala BKPSDM Sarolangun Linda Novita Herawati, SH, MH mengatakan bahwa libur dan cuti lebaran ini dimulai pada tanggal 18 s.d 24 Maret 2026, dengan rincian Rabu, 18 Maret 2026: Cuti bersama Hari Suci Nyepi, Kamis, 19 Maret 2026: Libur nasional Hari Suci Nyepi.
Kemudian Jumat, 20 Maret 2026: Cuti bersama Idul Fitri 1447 H, Sabtu, 21 Maret 2026: Libur nasional Idul Fitri 1447 H, Minggu, 22 Maret 2026: Libur nasional Idul Fitri 1447 H, Senin, 23 Maret 2026: Cuti bersama Idul Fitri dan Selasa, 24 Maret 2026: Cuti bersama Idul Fitri.
” Kalau untuk libur lebaran sesuai dengan surat edaran cuti bersama dari pemerintah itu dari tanggal 18 s.d 24 Maret 2026 itu ditetapkan oleh keputusan bersama mentri untuk libur dan cuti bersama lebaran idul Fitri 1447 Hijriyah,” kata Linda Novita Herawati, Kamis (12/03/2026) saat dikonfirmasi media ini.
Selain menetapkan jadwal libur, pemerintah juga menerapkan skema Work From Anywhere (WFA) untuk mendukung kelancaran mobilitas masyarakat saat mudik dan arus balik Lebaran.
WFA tersebut dibagi dua fase yakni fase arus mudik lebaran pada 16-17 Maret 2026 dan fase Arus balik pada 25-27 Maret 2026.
Bagi ASN baik PNS maupun PPPK di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sarolangun, kata Linda, apabila masih ada yang bolos masuk kerja pada tanggal 30 Maret 2026, apalagi mangkir atau tidak masuk tanpa keterangan akan ditindak tegas dengan pemberian sanksi disiplin ASN.
” Kalau misalnya sudah diberikan cuti bersama dan pengaturan WFA, maka kita fokus bekerja full mulai tanggal 30 Maret 2026. Jika masih ada ASN baik PNS maupun PPPK di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sarolangun pada tanggal 30 Maret tersebut yang mangkir dari pekerjaannya atau tidak masuk kerja tanpa ada keterangan tentunya akan diberikan sanksi disiplin sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” katanya.
Penulis : A.R Wahid Harahap






