Sabtu, Juli 20, 2024
BerandaDAERAHWaka II DPRD Sarolangun Syahrial Gunawan Hadiri Musrenbang RKPD Kabupaten Sarolangun Tahun...

Waka II DPRD Sarolangun Syahrial Gunawan Hadiri Musrenbang RKPD Kabupaten Sarolangun Tahun 2025

PJ Bupati Sarolangun Bachril Bakri, Waka II DPRD Sarolangun Syahrial Gunawan, PJ Sekda Sarolangun Dedy Hendry, Ketua Komisi I DPRD Sarolangun Fahrul Rozi dalam kegiatan Musrenbang RKPD tahun 2025

KABAR SAROLANGUN – Wakil Ketua (Waka) II DPRD Sarolangun, Syahrial Gunawan, SE bersama Ketua Komisi I DPRD Drs H. Pahrul Rozi, M.Si menghadiri kegiatan Musrenbang RKPD Kabupaten Sarolangun Tahun 2025, Rabu (20/03/2024) di ruang Pola Kantor Bupati Sarolangun.

Kegiatan tersebut dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Sarolangun dibuka oleh Penjabat Bupati Sarolangun Dr Ir Bachril Bakri, M.App, Sc, yang berlangsung dengan lancar.

Ketua komisi I DPRD Sarolangun Fahrul Rozi yang juga sekaligus sebagai moderator dalam Musrenbang RKPD tersebut masih tangguh ketika menunjukkan wawasan dan pengalaman sebagai moderator Musrenbang RKPD, akhirnya suasana Musrenbang RKPD menjadi hidup dan menggembirakan.

Waka II DPRD Sarolangun Syahrial Gunawan pun memberikan apresiasi kepada Pemkab Sarolangun atas terlaksananya kegiatan Musrenbang RKPD dengan sukses yang diikuti sejak awal hingga selesai penandatanganan kesepakatan bersama Musrenbang RKPD Kabupaten Sarolangun.

Menurutnya, kehadiran di Musrenbang RKPD merupakan tanda dari sebuah sinergitas antara legislatif dan eksekutif tetap terjalin humanis.

” Kita mendukung program kegiatan yang dilaksanakan Pemkab Sarolangun, apalagi hal ini berkaitan program dan kegiatan yang akan di bahas nantinya di paripurna DPRD Sarolangun,”katanya.

Sementara itu, Fahrul Rozi memberikan apresiasi kepada Pemkab Sarolangun sudah mensukseskan pelaksanaan Musrenbang RKPD 2025.

“Musrenbang RKPD 2025 wajib kita laksanakan, sebab akan menjadi pedoman dalam penyusunan APBD 2025, dimulai dari KUA PPAS,”katanya.

Selain itu, arah kebijakan pembangunan Sarolangun tahun 2025 yakni (1) percepatan penurunan stunting, pengendalian inflasi, pengangguran terbuka, dan Penurunan kemiskinan ekstrem (2) pengembangan dan peningkatan produk pertanian, tanaman pangan dan holtikultura, perikanan dan perkebunan.(3) peningkatan investasi daerah dan PAD.

(4) Pengembangan UMKM (Minuman, makanan dan pengrajin batik), (5) Percepatan pembangunan wilayah kecamatan, (6) Penanggulangan dan pencegahan kerusakan lingkungan banjir dan tanah longsor dan (7) pembinaan dan pemberdayaan Suku anak Dalam (SAD).

Penulis : A.R Wahid Harahap

- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

BERITA TERBARU