Senin, Juli 15, 2024
BerandaDAERAHWujudkan Sarolangun Bersih, Dinas LHD Sarolangun Lakukan Ini Dalam Pengelolaan Sampah

Wujudkan Sarolangun Bersih, Dinas LHD Sarolangun Lakukan Ini Dalam Pengelolaan Sampah

Petugas kebersihan dinas LHD Sarolangun saat melakukan pengangkutan sampah dan menyapu jalan kota Sarolangun mewujudkan Sarolangun bersih, nyaman dan indah 

KABAR SAROLANGUN – Dinas Lingkungan Hidup Daerah (LHD) Kabupaten Sarolangun sebagai leading sektor dalam pengelolaan sampah, melakukan berbagai upaya untuk mewujudkan Kabupaten Sarolangun bersih, nyaman, asri dan indah.

Untuk pengelolaan sampah, khususnya di pusat kota Sarolangun dan berbagai pasar tradisional, Dinas LHD Sarolangun memiliki strategi dan upaya untuk pengelolaan sampah tersebut.

Kadis LHD Sarolangun Kurniawan, ST, melalui Kabid Pengelolaan Sampah dan Limbah B3 Fathur Rahman, S.STP, mengatakan Bahwa dalam pengelolaan sampah ini pihaknya melakukan dua upaya, yakni penanganan sampah dan pengurangan sampah.

” Kalau penanganan itu, kita lakukan pengambilan sampah di TPS, menyapu, membersihkan parit, petugas kita itu bekerja dari jam 06.00 pagi, kami targetkan pas orang berangkat kerja sudah rapi semua dan bersih semua,” katanya, Selasa (21/05/2024) saat dikonfirmasi media ini.

Fathur Rahman menjelaskan bahwa armada pengangkutan sampah juga sudah bekerja sejak pukul 06.00 pagi setiap harinya, dengan rutinitas mengambil sampah di berbagai Tempat Pembuangan Sampah (TPS) dan pasar atas Sarolangun, pasar pelawan dan pasar Singkut.

Kabid Pengelolaan Sampah dan Limbah B3 Fathur Rahman

” Kita memang pelayanan belum terlayani seperti di Pauh, Mandiangin, dan bathin VIII, karena terkait biaya operasional tidak mencukupi karena masih dibebankan apbd sementara apbd kita minim, jadi kita hanya melayani di wilayah kecamatan sarolangun, pasar pelawan dan pasar Singkut,” katanya.

” Kami mengambil rutin, satu mobil bahkan sampai tiga kali, sampai magrib, sampah pasar itu bisa tiga kali, kami mengambil pagi pertama, rute dari arsip sampai Dicky sous sudah penuh antar ke TPA ambil lagi, nanti siang ambil lagi,” kata dia menambahkan.

Untuk aspek pengurangan, lanjut Fathur, pengelolaan sampah seharusnya dilakukan sejak dari rumah. Masyarakat harus dapat memilah sampah baik organik maupun non organik, serta sampah yang bisa bernilai ekonomis.

” Kita pengurangan yang kurang dimana seharusnya ada pemilahan sampah dari rumah, kalau dulu Sarolangun ini menjadi acuan, karena ada bank sampah, TPS 3R, namun kita menurun akan tetapi kita berupaya untuk mengembangkan kembali, bank sampah kami berdayakan, TPS 3R kami aktifkan,” katanya.

Penulis : A.R Wahid Harahap

- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

BERITA TERBARU