spot_img

40 Pelaku UMKM Dukung Kesetaraan Gender dan Apresiasi Advokasi Pendampingan Peningkatan Partisipasi Perempuan Di Sektor Ekonomi Bersama DP3A Sarolangun 

Kepala DP3A Sarolangun Yudis Kenromora, Plt Kabid Kesetaraan Gender Ratna Dewi, para narasumber Poto bersama dengan para pelaku UMKM kalangan perempuan dalam mewujudkan kesetaraan gender menuju Sarolangun Maju

KABAR SAROLANGUN – Sedikitnya ada 40 orang pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Sarolangun mendukung penuh langkah Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Sarolangun dalam mewujudkan kesetaraan gender sebagai bentuk partisipasi perempuan dalam pembangunan daerah menuju Sarolangun maju.

Para pelaku UMKM pun mengapresiasi langkah yang dilakukan dalam kegiatan  Advokasi Kebijakan dan Pendampingan Peningkatan Partisipasi Perempuan Dalam Politik, Hukum, Sosial dan Ekonomi Tahun 2026, Rabu (30/09/2026) di ruang Aula DP3A Sarolangun.

Kegiatan tersebut dibuka oleh Kepala DP3A Sarolangun Yudis Kenromora, S.STP, MH yang dihadiri Sekretaris DP3A Sarolangun/Plt Kabid Kesetaraan Gender Ratna Dewi, SP, Nara Sumber Dari Bank Jambi Sugeng Afriyanto dan Suryo Adi Pratmoko, Narasumber Dari BPKAD Sarolangun Febriansyah, Jajaran DP3A Sarolangun, Peserta kegiatan dari kalangan perempuan yang juga sebagai pelaku UMKM Kabupaten Sarolangun.

Ibu Sulastri, salah seorang peserta kegiatan dari pelaku UMKM Kelurahan Suka Sari itu mengatakan bahwa para pelaku UMKM yang notabene dari kalangan perempuan memang sangat membutuhkan pendampingan untuk bagaimana meningkatkan usaha agar dapat meningkatkan kesejahteraan keluarga serta membantu peningkatan Pemberdayaan perempuan melalui program kesetaraan gender.

” Kami tentu sangat berterima kasih telah mengundang para pelaku UMKM dari kalangan perempuan, ini bentuk sinergitas untuk mewujudkan kesetaraan gender. Dan tentu kami akan mengaplikasi atas ilmu dan pengetahuan yang kami terima dari kegiatan ini, dan pemahaman tentang pencegahan kekerasan terhadap perempuan dan anak,” katanya.

Para pelaku UMKM
Pelaku UMKM Kabupaten Sarolangun

Selain itu, Sulastri juga mengatakan melalui pemaparan para narasumber, pada pelaku UMKM juga tentu sudah mendapatkan pengetahuan bagaimana mencari solusi apabila dalam kendala untuk mendapatkan modal usaha serta pemasaran produk baik secara online maupun offline.

” Apalagi bank Jambi sangat terbuka untuk memberikan kesempatan bagi masyarakat dalam akses modal usaha, untuk mendorong pertumbuhan ekonomi, serta kiat-kiat agar produk UMKM kita bisa berkembang dan laku di pasaran,” katanya.

Senada dengan itu, Ibu Mar, salah seorang pelaku UMKM lainnya juga menyambut baik upaya yang dilakukan oleh DP3A Sarolangun untuk melakukan pendampingan dan peningkatan partisipasi perempuan dalam mewujudkan kesetaraan gender.

” Kami selaku kalangan perempuan tentu juga bisa ikut berpartisipasi dalam pembangunan salah satunya melalui UMKM, yang tentunya dapat meningkatkan kesejahteraan keluarga sehingga berawal dari keluarga yang berkualitas akan berdampak terhadap kehidupan yang lebih baik,” katanya.

Sementara itu, Plt Kabid Kesetaraan Gender Ratna Dewi, mengatakan kegiatan advokasi ini diikuti sebanyak 40 orang ibu-ibu dari pelaku UMKM dari berbagai wilayah dalam Kabupaten Sarolangun, khususnya dalam wilayah Kecamatan Sarolangun.

” Jadi tahun ini kita mengambil tema khusus di bidang sosial ekonomi, ibu-ibu selaku pelaku UMKM, di masa krisis ini UMKM inilah penopang ekonomi sosial. UMKM ini, kita tidak perlu modal besar, meskipun kecil tetapi ada terus berproduksi dan ketika di hitung pendapatannya luar biasa,” katanya.

Dalam peningkatan Pemberdayaan Perempuan sektor ekonomi ini sangat penting dilakukan. Pasalnya, salah satu faktor yang menjadi seringnya timbul kekerasan terhadap kita perempuan, salah satu penyebabnya adalah ekonomi. Maka Kemandirian ecara ekonomi harus ditingkatkan.

Penulis : A. R Wahid Harahap

- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

BERITA TERBARU