
KABAR SAROLANGUN – Wakil Bupati Sarolangun Gerry Trisatwika, SE menghadiri sekaligus membuka kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat Kecamatan Sarolangun Tahun 2026 dalam rangka Menyusun Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahun 2027 digelar, Rabu (11/02/2026) di Ruang Aula Kantor Camat Sarolangun.
Kegiatan dengan tema Penguatan Pelayanan Publik dan Pembangunan Berkelanjutan Menuju Sarolangun Maju dihadiri Anggota DPRD Sarolangun Yusuf Helmi AB, Camat Sarolangun Bustra Desman, SE, MM, Kapolsek Sarolangun Iptu Rozalia Saputra, Danramil 420-04 Sarolangun Mayor Inf Abdul Aziz, Kepala Bappeda Sarolangun Ali Umar, S.Pd, M.Si, Kadisnakan Kabupaten Sarolangun Setiadi, S.Pt, Kadis Perkim Sarolangun Drs H Tarmizi, Para Kepala OPD atau mewakili, Sekretaris Bappeda Sarolangun Hj Maria Susanti, SE, Kepala KUA Kecamatan Sarolangun Musanef, S.HI, MH.
Hadir juga Para Kepala Puskesmas se-Kecamatan Sarolangun, Koordinator MBG Kecamatan Sarolangun, Koordinator KDMP Kecamatan Sarolangun, Para Lurah dan Kepala Desa se-Kecamatan Sarolangun, Para Ketua BPD dan anggota se-Kecamatan Sarolangun, Para Pendamping Desa, Delegasi Desa/Kelurahan, Koordinator PL KB, Koordinator PKH, tokoh masyarakat dan tamu undangan lainnya.

Dalam arahannya, Wakil Bupati Sarolangun Gerry Trisatwika mengatakan bahwa Musrenbang Kecamatan Sarolangun ini merupakan amanah undang-undang nomor 25 tahun 2004 tentang sistem perencanaan pembangunan nasional, forum ini memiliki posisi yang penting untuk sebagai ruang musyawarah, para pemangku kepentingan untuk menyelaraskan aspirasi masyarakat dengan arah dan prioritas pembangunan daerah.
” Melalui Musrenbang hari ini Bapak Ibu berbagai usulan program dan juga kegiatan hasil Musrenbang desa dan kelurahan yang sudah diinput dan disepakati di sinergikan diintegrasikan ke dalam perencanaan pembangunan Kabupaten Sarolangun sebagai bagian dari tahapan penyusunan RKPD,” katanya.
Gerry Trisatwika menegaskan bahwa RKPD merupakan rencana kerja tahunan Pemerintah Daerah yang disusun melalui pendekatan yang partisipatif dan juga melalui pendekatan proses button up dan up down dalam penyusunan Kerja perangkat daerah.
Oleh karena itu, ia mengapresiasi dan berterima kasih kepada camat sarolangun n beserta jajaran, aparat desa dan kelurahan khususnya para operator aplikasi juga yang telah mampu mengimplementasikan SIPD RI dalam menyampaikan hasil musrembang desa dan kelurahan secara tertib dan sistematis.
” Kepada seluruh perangkat Daerah, saya minta agar mencermati dan mensinergikan usulan-usulan yang ada dari Kecamatan Sarolangun sesuai tugas dan fungsinya masing-masing, perumusan program dan kegiatan hendaknya dibuat secara tajam, terukur, efisien dan juga tetap mempertimbangkan kemampuan daerah kita,” katanya.

Wabup juga berpesan kepada Camat dan beserta jajaran Saya berpesan agar benar-benar memahami kebutuhan real yang ada di masyarakat ini di wilayah kecamatan Sarolangun ini, sehingga aspirasi yang telah dihimpun dapat diprioritaskan secara tepat dan diperjuangkan pada Musrenbang Kabupaten Sarolangun
Melalui Musrenbang ini ada beberapa prioritas pembangunan daerah, yakni (1) Peningkatan kualitas pelayanan kesehatan pendidikan dan perlindungan sosial. (2) Peningkatan sumber daya manusia sosial dan budaya serta penguatan nilai-nilai keagamaan dan keluhuran adat istiadat.
(3) Peningkatan infrastruktur pelayanan umum yang merata dan kualitas. (4) Peningkatan kemandirian ekonomi berbasis potensi sumber daya lokal dan pengelolaan sumber daya alam yang berkelanjutan, dan (5) Mewujudkan budidaya birokrasi yang berakhlak cepat tanggap dan berorientasi pada pelayanan publik.
” Saya berharap juga dalam Musrenbang ini selaras dengan tema prioritas tersebut sehingga pembangunan yang kita rencanakan benar-benar terarah dan berkelanjutan,” katanya.
Pada kesempatan ini dilaksanakan juga penandatanganan berita acara hasil pra Musrenbang tematik stunting tingkat kecamatan sebagai bentuk komitmen bersama dalam percepatan penurunan angka kemiskinan dan stunting secara terencana dan terukur.

Selain itu, Gerry Trisatwika juga meminta semua pihak untuk sama-sama mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP).
Di Kecamatan Sarolangun ada delapan titik SPPG, terdiri dari 6 yang sedang dalam progres dan 2 titik SPPG yang sudah beroperasi.
” SPPG ini ada peluang kerja, memberdayakan UMKM di wilayah kecamatan Sarolangun itu sendiri, semua kebutuhan itu berat. Makanya juga dibentuk Koperasi Merah Putih, untuk diharapkan menjadi supplier bagi SPPG yang ada karena nanti banyak kebutuhannya. Maka, mari sama-sama kita berpikir bagaimana kita bisa memanfaatkan keberadaan SPPG dan KDMP ini,” katanya.
” Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim kegiatan Musrenbang Kecamatan Sarolangun tahun 2026 saya nyatakan secara resmi dibuka,” kata dia menambahkan.

Dalam kegiatan tersebut, Wakil Bupati Sarolangun Gerry Trisatwika bersama Kepala Bappeda Sarolangun Ali Umar dan jajaran menyaksikan langsung penandatangan berita acara hasil pra Musrenbang tematik stunting tingkat kecamatan Sarolangun sebagai bentuk komitmen bersama dalam percepatan penurunan angka kemiskinan dan stunting secara terencana dan terukur.
Penulis : A.R Wahid Harahap






