
KABAR SAROLANGUN – Pada tahun 2026 ini, Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan (TPHP) Kabupaten Sarolangun mengusulkan bantuan Alat Mesin Pertanian (Alsintan) Ke Kementrian Pertanian dan program Cetak Sawah Rakyat (CSR) sebanyak 350 Hektar.
Hal itu dikatakan Kepala Dinas TPHP Sarolangun Dulmuin, SP, Rabu (25/02/2026) kepada media online kabarsarolangun.com di sela kesibukannya.
Dulmuin mengatakan bantuan alsintan ini sangat penting dalam rangka mendorong produktivitas sektor pertanian di wilayah Kabupaten Sarolangun, dimana jumlah lahan baku sawah di Kabupaten Sarolangun seluas 3.997 hektar, untuk lahan kering 2.000 hektar dan untuk lahan sawah sekitar 3000-an hektar.
” Tahun ini kita kembali mengusulkan bantuan alsintan ke kementrian pertanian, baik alsintan pra panen dan pasca panen. Mudah-mudahan dengan dibantunya ini, harapan kita ini dari yang tanam sekali setahun bisa menjadi dua kali setahun, dari yang sudah tanam dua kali dalam setahun bisa ditingkatkan menjadi tiga kali setahun,” katanya.
Dalam konteks Pembangunan Daerah pemberdayaan sektor pertanian merupakan salah satu prioritas utama sarolangun yang dituangkan dalam visi Kabupaten sarolangun maju 2025-2030. Pertanian modern menjadi motor penggerak percepatan pembangunan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.
Sementara untuk program Cetak Sawah Rakyat (CSR), kata Dulmuin, pihaknya mengusulkan 350 hektar cetak sawah baru, dimana tahun 2025 kemarin, pihaknya telah melakukan cetak sawah baru seluas 433 hektar yang tersebar di 12 Desa dari Lima Kecamatan dalam wilayah Kabupaten Sarolangun.
” Untuk cetak sawah rakyat, tahun 2026 ini kita ada 350 hektar, yang tentunya ini merupakan program strategis nasional dalam mewujudkan swasembada pangan khususnya di sektor pertanian padi sawah,” katanya.
Penulis : A.R Wahid Harahap






