
KABAR SAROLANGUN – Wakil Bupati Sarolangun Gerry Trisatwika, SE menutup langsung kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Sarolangun Tahun 2027, Selasa (10/03/2026) di Ruang Aula Bappeda Sarolangun.
Penutupan Musrenbang RKPD ini setelah dialog interaktif bersama sejumlah narasumber dari Bappeda Provinsi Jambi Dr Ahmad Subhan, S.IP, M.Si, Tenaga Ahli Bupati Sarolangun Drs H Fahrul Rozi, M.Si, Kepala BPS Sarolangun Baktian Nurmantyo, Ketua TP PKK Sarolangun Ny Hj Risha Fitria, Ketua DWP Sarolangun Ny Lilis Sumiati, Kepala Bappeda Sarolangun Ali Umar, S.Pd, M.Si, Para kepala OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sarolangun, Para Camat dan Lurah, ormas, OKP, LSM dan organisasi Profesi.
Dalam arahannya, Wakil Bupati Sarolangun Gerry Trisatwika mengatakan bahwa dalam penyusunan RKPD ini perlu diperhatikan penyelarasan program Nasional, Pemerintah Provinsi Jambi dan Pemerintah Kabupaten Sarolangun.
” Program nasional dan ini harus sinkron juga dengan kita pemerintahan daerah, pesan saya untuk kita semua jadi selama kita mau berusaha, mau belajar dan apapun kondisi kita pada hari ini insa Allah kita bisa melaksanakan program pembangunan,” katanya.
Gerry Trisatwika juga bilang agar kedepan dalam program pembangunan daerah agar bisa mengentaskan kemiskinan, peningkatan indeks pembangunan manusia, pengentasan angka pengangguran.
” Perhatian kita semua indeks pembangunan manusia kita masih di bawah provinsi dan di bawah nasional dan tentu beberapa beberapa program melalui program-program pro Jambi. Saya harap program-program pro Jambi ini yang kira-kira berkaitan dengan OPD masing-masing itu apa atau di kecamatan kira-kira yang membutuhkan itu apa kira-kira program dari Bapak Gubernur,” katanya.

Selain itu, Gerry Trisatwika juga menyebutkan agar dalam pelaksanaan pembangunan daerah juga dapat menggerakkan roda ekonomi masyarakat di setiap kecamatan dan desa maupun kelurahan yang pada intinya dapat membawa kemajuan Kabupaten Sarolangun.
” Agar setiap program dan kegiatan yang dirumuskan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat dan memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat serta dapat mencapai target indikator makro pembangunan yang sudah ditetapkan untuk tahun 2027,” katanya.
Penulis : A.R Wahid Harahap






