spot_img

Momen Hardiknas 2026, Bupati Sarolangun Hurmin Serahkan Sertifikat Dan Santunan Bagi Guru Purna Tugas

Bupati Sarolangun Hurmin menyerahkan sertifikat dan santunan kepada guru purna tugas

KABAR SAROLANGUN – Dalam rangka momentum Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) Tahun 2026, Bupati Sarolangun H Hurmin memberikan sertifikat dan santunan kepada guru yang telah memasuki purna tugas, Selasa (05/05/2026) di Lapangan Gunung Kembang, Komplek Perkantoran Bupati Sarolangun usai upacara Hardiknas.

Hadir dalam kegiatan tersebut, hadir Ketua DPRD Sarolangun Ahmad Jani, Ketua TPK PKK Sarolangun Ny Hj Risha Fitria Hurmin, Kapolres Sarolangun AKBP Wendi Oktariansyah, S.IK, MH beserta ibu, Pabung Mayor CHK Dedy Afrizal, SH, MH, Ketua PN Sarolangun Novarina Manurung, SH, MH, Sekda Sarolangun Ir Muhammad Arief, RH, MUM, Kepala Kemenag Sarolangun Drs H M Syatar, S.Ag, Para Asisten, Staf Ahli Bupati dan Para Kabag Setsa Sarolangun.

Hadir juga Kadis Dikbud Sarolangun Drs H M Arsyad, SH, M.Pd, Para Kepala OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sarolangun, Para pejabat eselon III dan IV di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sarolangun, Peserta upacara terdiri dari kepala sekolah, guru, siswa dan drumband.

Para guru yang mendapatkan sertifikat tersebut diantaranya, Abu Hanipah, S.Pd, Muryati BS, S.Pd, Titik Maryani, S.Pd, Yulinar, S.Pd, Nurazmi, S.Pd, Fatimah, S.Pd.I, Sukiyatmi, S.Pd, SD. M. Husni, S.Pd, Supartini, S.Pd, SD. Paizah, Hermawan dan Patri Hadi.

Kepada para awak media, Bupati Sarolangun H Hurmin mengucapkan terima kasih kepada para guru yang telah purna tugas tersebut dalam pengabdian untuk mendidik anak-anak Sarolangun mulai dari jenjang PAUD/TK, SD, dan SMP.

” Untuk anak skswa kita baik SD, SMP, TK, paud lebih ditingkatkan lagi proses belajar mengajar, dan lebih menghormati guru, sebab guru itu pengganti orang tua selagi berada di lingkungan sekolah,” katanya.

” Selamat, Hardiknas supaya pendidikan lebih baik dan lebih maju lagi kedepan untuk Indonesia emas 2045,” kata dia menambahkan.

Ketua TP PKK Sarolangun Ny Hj Risha Fitria saat menyerahkan sertifikat dan santunan kepada guru purna tugas
Poto bersama

Menurut Hurmin, tentu seorang guru dalam mendidik anak-anak sekolah tentu punya harapan besar agar kelak peserta didik bisa lebih baik.

Kedepan, para guru akan mendapatkan payung hukum agar persoalan mengajar anak-anak sekolah tidak tersandung hukum karena menghukum anak sekolah.

” Apapun bentuknya, yang namanya guru, pastilah anak- anak didik dia lebih baik, kalau upaya hukum masih di godok di pemerintah pusat masih mengkaji lagi seperti apa, supaya ada payung kekebalan hukum bagi guru-gurunya. Sebab kita tahu zaman kita dulu guru memang mendidik, kita di pukul tidak masalah tetapi sebatas wajar,” katanya.

Penulis : A.R Wahid Harahap

- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

BERITA TERBARU