
KABAR SAROLANGUN – Dansatgas TMMD ke-128 Letkol Inf Yakhya Wisnu Arianto, S.Sos, M.Han memaparkan langsung hasil pelaksanaan kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 dihadapan Pangdam XX/TIB Mayjend TNI Arief Gajah Mada, Ketua Persit KCK PD XX/TIB, Danrem 042/Gapu Jambi Brigjen TNI M. Nyamin, S.IP, M.M beserta Ketua Persit KCK Koorcab Rem 042, Bupati Sarolangun H Hurmin, beserta jajaran Forkopimda Kabupaten Sarolangun.
Pemaparan hasil pelaksanaan kegiatan TMMD ini dalam rangkaian kegiatan Penutupan TMMD ke-128, Kamis (21/05/2026) di Lapangan Desa Seko Besar, Kecamatan Pauh, Kabupaten Sarolangun.
Dalam paparannya, Dansatgas Letkol Inf Yakhya Wisnu Arianto mengucapkan selamat datang kepada bapak Pangdam XX/TIB beserta ibu, Danrem 042/Gapu Jambi beserta ibu dan jajaran di Desa Seko Besar dalam kegiatan TMMD ke-128 tahun 2026.
Katanya, kegiatan TMMD ini merupakan program tahunan dari angkatan darat dalam membantu soliditas forkopimda dengan masyarakat dan pemerintah desa, serta membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang ada di desa-desa
” Pemilihan lokasi disini, memang memilih lokasi yang agak jauh. Sehingga memang disini sinyalpun tidak ada, dan jalannya hanya ada satu jalur menuju ke sini,” katanya.
Letkol Inf Yakhya Wisnu Arianto menjelaskan kegiatan TMMD ke-128 selama 30 hari dilaksanakan dari tanggal 22 April 2026 sampai 21 Mei 2026. Kedepan setelah kegiatan TMMD ini, juga dilaksanakan karya Bhakti TNI skala besar di delapan kecamatan dalam wilayah Kabupaten Sarolangun.
” Untuk kegiatan TMMD ini ada sasaran fisik dan non fisik,” katanya, sambil memutar sejumlah video kegiatan TMMD baik sebelum maupun sesudah dikerjakan.
Untuk sasaran fisik TMMD ini, untuk infrastruktur berupa peningkatan jalan simpang Pitco KM 20 Desa Lubuk Napal-Desa Seko Besar sepanjang 4,7 Kilo Meter, kemudian pembangunan gorong-gorong sebanyak 3 titik, rehab RTLH 5 unit dan gentengisasi, sumur bor 5 unit, rehab MCK 5 unit, rehab musholla 1 unit, 1 hektar ketahanan pangan, penanaman pohon, pemberian makanan bergizi bagi anak stunting.
Sasaran non fisik, berupa penyuluhan Wasbang, Kamtibmas, posyandu, keluarga berencana, bela negara dan pelayanan administrasi kependudukan.
” Untuk perbaikan jalan sepanjang 4,7 kilo meter terdiri dari pelebaran jalan, pengerasan jalan, pembuatan gorong-gorong sejauh 300 meter. Intinya untuk memudahkan masyarakat dalam akses transportasi masyarakat untuk melaksanakanakan aktivitas serta mengangkut hasil perkebunan dan pertanian menuju jalan utama,” katanya.
Sementara untuk penentuan lokasi pembangunan sumur bor untuk mengalirkan air di titik-titik yang memang dibutuhkan masyarakat, rehab MCK sesuai dengan permintaan kepala desa atas kebutuhan masyarakat.
” Pembangunan rehab musholla juga dilakukan dengan bantuan dari Forkompinda baik Pemda, polres, BAZNAS, dan pihak-pihak lainnya. Untuk ketahanan pangan, kita melakukan penanaman singkong,” katanya.
Sementara untuk sasaran non fisik, satgas TMMD ini melaksanakan sejak hari pertama sampai hari ini penutupan kegiatan TMMD, dimana paling banyak minat itu pembuatan KTP dan KK, sunat massal, pengobatan gratis, bela negara, dan keluarga berencana
” Sasaran tambahan, berupa penanaman pohon, pembersihan lingkungan bersama masyarakat dan pemberian nutrisi. Untuk pelaksanaan kegiatan TMMD melibatkan 150 orang personil, mulai TNI, Polri, Pemda, tenaga kesehatan, dan dibantu masyarakat,” katanya.
Penulis : A.R Wahid Harahap






