Hanya Tiga Paket Yang Tidak Terjual

KABAR SAROLANGUN – Pemerintah Kabupaten Sarolangun melalui Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Sarolangun yang bekerjasama dengan Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) sukses dalam melaksanakan lelang kendaraan dinas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sarolangun tahun 2026, Rabu (10/06/2026).
Kegiatan lelang kendaraan ini dilakukan secara online melalui alamat domain lelang.go.id, dimana peserta lelang wajib menyetorkan 50 persen uang jaminan dari harga barang lelang.
Plt Kepala BPKAD Sarolangun Hj Maria Susanti, SE melalui Kabid Aset Muhammad Ihsan, SE, saat dikonfirmasi media online kabarsarolangun.com, mengatakan kegiatan lelang kendaraan yang dilaksanakan ada sebanyak 28 paket kendaraan dari 58 aset yang dilelang.
Diantaranya 11 unit kendaraan roda dua (unit), 23 Kendaraan roda dua (scrap), 8 Kendaraan roda tiga (scrap), 2 Kendaraan roda empat (unit), 10 Kendaraan roda empat (scrap), 1 unit Grader + attachment (scrap), 2 unit Container dolly (scrap), 1 unit Wheel excavator (scrap).
” Dari yang kita rekap, hanya ada tiga paket kendaraan yang tidak terjual, yakni Satu unit Scrapt Excavator tidak ada peminat sama sekali, 1 paket Scrapt terdiri dari dua unit kontainer Dolly (bak sampah) dua unit tidak ada peminat. Satu unit Scrapt kendaraan roda empat L 300 tidak ada peminat,” katanya saat diwawancarai.
Kata Muhammad Ihsan, bagi para pemenang lelang akan diberikan waktu hingga tanggal 18 Juni 2026 mendatang untuk melakukan pelunasan sesuai dengan harga lelang tertinggi yang ditawar oleh si Pemenang.
Jika tidak melakukan pelunasan, maka uang jaminan 50 persen yang disetor akan hangus dan dikembalikan ke kas negara.
” Bagi pemenang yang tidak mengambil barangnya dari pemenang, maka uang jaminan 50% dari nilai barang itu akan kembali ke Kas Negara. Bagi yang kalah uang jaminan balik utuh dari bendahara KPKNL, sesuai dengan rekening yang disampaikan ke bendahara KPKNL.,” katanya.
Selain itu, pihaknya juga akan menghubungi kepada para pemenang untuk melakukan pelunasan dan pengambilan barang yang telah terjual tersebut.
” Bagi paket kendaraan yang tidak terjual, kita akan lakukan kembali nantinya lelang. Kalau penyebabnya, kita tidak tahu kenapa sepi peminat, apa kurang menarik atau gimana. Yang jelas kita sudah sampaikan pengumuman lelang ini sejak tanggal 25 Mei kemarin,” katanya.
Atas keberhasilan dalam kegiatan lelang kendaraan ini, Muhammad Ihsan menyampaikan terima kasih atas kerjasama dari semua pihak, khususnya KPKNL yang menginformasi proses lelang dan membantu kami dalam melengkapi semua persyaratan lelang.
Selain itu, dengan barang ini terjual dan tentunya bagi daerah ada pemasukan pendapatan, serta mengoptimalisasi pemanfaatan aset-aset yang selama ini tidak optimal.
” Tidak optimal dalam opersional, tidak optimal dalam pemeliharaan maka untuk optimalisasi pendapatan lewat kegiatan lelang ini,” katanya.
” Apalagi di hari ini dengan efisiensi tentunya kita sebagai, kami sebagai bidang aset bagaimana caranya supaya menggali-menggali potensi-potensi yang mungkin bisa kami lakukan untuk daerah Kabupaten Sarolangun Maju,” kata dia menambahkan.
Penulis : A.R Wahid Harahap






