spot_img

Sambut Tahun Baru Islam 1448 Hijriah, Pemkab Sarolangun Gelar Yasinan dan Dzikir 

Wakil Bupati Sarolangun Gerry Trisatwika, Kapolres Sarolangun AKBP Wendi Oktariansyah, Forkopimda dan jajaran kepala OPD dan masyarakat

KABAR SAROLANGUN – Dalam rangka menyambut kedatangan tahun baru Islam 1448 Hijiriyah, Pemerintah Kabupaten Sarolangun menggelar kegiatan Yasinan dan Dzikir bersama jajaran forkopimda dan segenap lapisan Masyarakat Sarolangun, Senin (15/06/2026) malam di Masjid Agung As-Shulton Sarolangun

Kegiatan tersebut dihadiri langsung Wakil Bupati Sarolangun Gerry Trisatwika, SE, Kapolres Sarolangun AKBP Wendi Oktariansyah, S.IK, MH, mewakili Dandim 0420/Sarko Letkol Inf Yakhya Wisnu Arianto, S.Sos, M.Han, Sekda Sarolangun Ir Muhammad Arief, RH, MUM, Penceramah Ustadz H Andri Pranoto, S.Pd, M.Pd, Kabag OPS Polres Sarolangun Kompol Angga Luvyanto, SH, Para Asisten dan Staf Ahli Bupati, Kepala OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sarolangun, serta pengurus mesjid dan tokoh masyarakat.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Sarolangun Gerry Trisatwika mengatakan atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Sarolangun mengucapkan selamat tahun baru Islam 1448 Hijiriah, dengan harapan tahun depan bisa lebih baik dari tahun sebelumnya.

” Mari kita sambut tahun baru ini dengan niat yang baik dan hati yang bersih,” katanya.

Gerry Trisatwika juga menyebutkan pergantian tahun hijrah ini bukan hanya pergantian kalender islam tetapi ini adalah penanda hijrahnya dari Nabi Muhammad dari kota Mekkah menuju Kota Madinah yang tentunya memiliki makna dibalik itu semua.

Wakil Bupati Sarolangun Gerry Trisatwika

” Hijrah nabi Muhammad ini bukan hanya dilakukan tanpa perjuangan, tanpa susah payah, tanpa juga keinginan baik untuk beliau membangun peradaban Islam di kota Madinah,” katanya.

” Semangat dari hijrah inilah yang harus kita contoh, perubahan ke arah yang lebih baik membutuhkan keberanian. Hijrah ini mengajarkan kita bahwa ketika berjalan di arah yang benar maka Allah SWT akan menunjukkan jalannya,” kata dia menambahkan.

Dalam momentum itu, ia juga mengharapkan peringatan tahun baru Islam ini agar dijadikan sebagai alat introspeksi diri dengan mengevaluasi serta memperbaiki diri masing-masing untuk lebih baik.

” Tentu ini juga ingin menjadi semangat kita bahwa setiap langkah dan kegiatan itu harus dipenuhi dengan niat ikhlas yang baik dan juga perjuangan,” katanya.

Selain itu, Ia juga menambahkan di erah digital dengan tekhnologi yang makin canggih dari tahun ke tahun, tentu agar bisa dimanfaatkan dengan baik untuk menebar kebaikan serta menghindarkan dari perbuatan yang tercela.

Kegiatan yasinan dan dzikir bersama

” Di era digital, tekhnologi menjadi godaan untuk perbuatan yang tercela. Kriminal pun bisa dilakukan melalui tekhnologi. Tentu ini menjadi tantangan bagi kita semua di era digital ini, untuk bagaimana kita berbuat kebaikan dan memberikan edukasi bagi generasi muda kita. Mari kita jadikan momen, dan jadikan tekhnologi sebagai alat memperkuat silaturrahmi dan menebar kebaikan,” katanya.

Penulis : A.R Wahid Harahap

- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

BERITA TERBARU