
KABAR SAROLANGUN – Pagelaran Musabaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ) Ke-XXII Tingkat Kecamatan Pauh Tahun 2026 telah resmi ditutup, Rabu (17/06/2026) malam Di Lapangan Arena MTQ Desa Sepintun, Kecamatan Pauh.
MTQ tersebut di tutup oleh Camat Pauh Ahmad Mawaddah, S.IP yang berlangsung dengan lancar.
Hadir dalam kegiatan penutupan tersebut, Kapolsek Pauh Iptu Hans Simangunsong, Danramil 420-03 Pauh Kapten Inf Husnan Efendi, Kades Sepintun Ahmad Rukhita, Ketua TP PKK Desa Sepintun, para lurah dan Kepala Desa se-Kecamatan Pauh, tokoh agama, tokoh adat, tokoh pemuda, para qori dan Qoriah, serta masyarakat kecamatan Pauh yang antusias mengikuti rangkaian kegiatan tersebut.
Dari pelaksanaan MTQ ke-XXII Tingkat Kecamatan Pauh ini, Desa Karang Mendapo meraih prestasi dengan menyabet Juara Umum 1, disusul Desa Batu Ampar sebagai Juara Umum 2, Desa Lamban Sigatal sebagai juara umum 3, Kelurahan Pauh meraih juara umum 4 dan Desa Sepintun meraih juara umum 5.
Sementara untuk lomba adzan Kepala Desa, juara 1 di raih oleh Kades Lubuk Napal H M Suhadi, Juara 2 oleh Kades Lamban Sigatal Adami Taslim dan Juara 3 oleh Kades Kadang Melintang Sarul.
Dalam arahannya, Camat Pauh Ahmad Mawaddah menyampaikan penghargaan dan ucapan terima kasih kepada semua pihak yang telah memberikan kontribusi bagi kesuksesan penyelenggaraan MTQ ke-XXII Tingkat Kecamatan Pauh, khususnya para panitia penyelenggara, panit Ra, dewan hakim, pengurus LPTQ, dan seluruh lapisan masyarakat kecamatan Pauh yang telah mendukung dan berpartisipasi dalam pelaksanaan MTQ ini.

” Kita semua berharap semoga suasana sejuk, damai, religius, yang terwujud dalam penyelenggaraan MTQ sekarang ini tetap terpelihara dan semakin meningkat di masa mendatang,” katanya.
Melalui MTQ ini, lanjutnya bahwa semangat untuk membaca dan menghayati serta mendalami isi dan mengalahkan ajaran Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari jangan hanya tumbuh dan layu untuk saat ini. Melainkan, harus dipandang sebagai kebutuhan bagi setiap muslim.
Maka dari itu, iapun berharap Penyelenggaraan MTQ ini dapat menambah wawasan, penghayatan dan cinta terhadap Al-Qur’an.
” MTQ merupakan sebuah wahana dalam rangka memacu pengembangan tilawah, hafalan, serta pendalaman isi Al-Qur’an. Upaya yang dilakukan tentunya tidak boleh berhenti sampai disini, kegiatan yang berkaitan syiar Islam ini akan menjadi sia-sia dan percuma saja apabila tidak memberikan pengaruh yang positif,” katanya.
” Untuk itu, diperlukan perhatian, keterlibatan dan tanggung jawab seluruh komponen agar kegiatan MTQ ini bisa memberikan pengaruh positif yang dirasakan secara nyata dalam kehidupan masyarakat kita kedepan,” kata dia menambahkan.
Selain itu, Ahmad Mawaddah juga mengucapkan selamat kepada para qori dan Qoriah, Hafidz dan Hafidzah yang telah meraih prestasi di ajang MTQ ini. Tentunya prestasi ini harus dapat dipertahankan dan ditingkatkan di masa mendatang, serta untuk terus berlatih mempersiapkan diri mengikuti ajang MTQ tingkat Kabupaten Sarolangun dengan membawa harum nama Kecamatan Pauh.
” Bagi yang belum berhasil menunjukkan prestasinya dalam MTQ ini, saya harap tidak berkecil hati, teruslah berlatih dan memacu diri untuk berprestasi di masa mendatang,” katanya.


Diakhir kata sambutannya, Ahmad Mawaddah menyampaikan pesan moral kepada seluruh masyarakat agar peduli dengan anak-anak generasi muda, lingkungan sekitar, dan masa depan bangsa. Dengan menjauhi dan memerangi narkoba, yang tentunya bisa menghancurkan masa depan anak-anak generasi muda.
” Dengan mengucapkan Alhamdulillahirobbil alamin, MTQ ke-XXII Tingkat kecamatan Pauh di desa Sepintun tahun 2026 secara resmi saya nyatakan ditutup,” katanya.
Penulis : A.R Wahid Harahap






