spot_img

Wabup Sarolangun Gerry Trisatwika Pimpin Goro Massal Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2026 Di Pasar Atas Sarolangun 

Sekaligus Dalam Rangka Kaya Bakti TNI Skala Besar dan HUT Bhayangkara Ke-80

Wakil Bupati Sarolangun Gerry Trisatwika saat menyampaikan arahan dalam peringatan Hari lingkungan hidup sedunia

KABAR SAROLANGUN – Wakil Bupati Sarolangun Gerry Trisatwika, SE memimpin langsung kegiatan gotong royong massal membersihkan lingkungan dalam momentum Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2026, sekaligus pelaksanaan Karya Bakti TNI Skala Besar dan HUT Bhayangkara Ke-80, Jum’at (26/06/2026) di Kawasan Pasar Atas Sarolangun, Kelurahan Pasar Sarolangun.

Kegiatan hari lingkungan hidup sedunia dengan mengangkat tema “Saatnya Bekerja Untuk Iklim”, tersebut turut dihadiri Wakapolres Sarolangun Kompol Sumarno Berutu, Kasdim 0420/Sarko Mayor Inf Abdul Aziz, Sekda Sarolangun Ir Muhammad Arief, RH, MUM, Kepala Kemenag Sarolangun Drs H M Syatar, S.Ag dan Para Asisten dan Staf Ahli Bupati Sarolangun.

Hadir juga Kadis LHD Sarolangun Kurniawan, ST, ME, Para Kepala OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sarolangun, Pimpinan Bank Jambi Cabang Sarolangun Ardian Setiawan, SE, Sekretaris Dinas LHD Sarolangun Heri Kuslaini, serta personil gabungan yang terdiri dari TNI, Polri, Dishub, Damkar, Petugas kebersihan dinas LHD Sarolangun.

Dari pantauan langsung di lapangan, kegiatan gotong royong massal tersebut diawali dengan apel gabungan di Halaman Eks Ceria Toserba, untuk mendengarkan arahan langsung Wakil Bupati Sarolangun Gerry Trisatwika, sebelum memulai kegiatan gotong royong membersihkan lingkungan kawasan pasar atas Sarolangun tersebut.

Dalam arahannya, Wakil Bupati Sarolangun Gerry Trisatwika mengatakan atas nama Pemerintah Kabupaten Sarolangun menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang selama ini telah menunjukkan kepedulian, kerja nyata, dan kontribusi dalam menjaga lingkungan hidup.

Wakil Bupati Sarolangun Gerry Trisatwika saat membersihkan lingkungan dalam kegiatan gotong royong massal
Wakil Bupati Sarolangun Gerry Trisatwika saat menyerahkan bantuan sosial

Kegiatan gotong royong yang dilaksanakan pada hari ini merupakan wujud nyata kepedulian bersama dalam menjaga kebersihan lingkungan, menumbuhkan rasa tanggung jawab kolektif serta memperkuat semangat kebersamaan dalam mendukung peringatan hari lingkungan hidup sedunia.

” Semoga semangat hari lingkungan hidup sedunia tahun ini semakin memperkuat komitmen kita dalam mewujudkan lingkungan yang bersih, sehat, lestari dan berkelanjutan,” katanya.

Gerry Trisatwika menambahkan peringatan Hari lingkungan hidup sedunia bukanlah sekedar agenda seremonial tahunan, tetapi merupakan momentum penting untuk memperkuat kesadaran, kepedulian, dan tindakan nyata oleh semua pihak terhadap lingkungan hidup.

Tema saatnya bekerja untuk iklim mengandung pesan yang sangat kuat bahwa persoalan perubahan iklim bukan lagi isu masa depan, melainkan tantangan nyata yang sedang di hadapi hari ini.

” Perubahan iklim telah memengaruhi pola musim, meningkatkan resiko banjir dan kekeringan, menurunkan kualitas lingkungan, serta berdampak pada sektor pertanian, kesehatan, ketersediaan air dan kesejahteraan masyarakat,” katanya.

Selain itu, ia juga menyadari bahwa keberhasilan pembangunan tidak hanya diukur dari pertumbuhan ekonomi dan pembangunan fisik semata, tetapi juga dari sejauh mana pembangunan itu mampu menjaga keseimbangan lingkungan, melindungi sumber daya alam dan menjamin keberlanjutan bagi generasi mendatang.

” Pembangunan daerah harus berjalan beriringan dengan upaya pelestarian lingkungan hidup,” katanya.

Ia juga mendorong sejumlah langkah penting yang harus terus dilaksanakan, diantaranya Pertama, memperkuat budaya hidup bersih dan peduli lingkungan di tengah masyarakat. Hal sederhana seperti tidak membuang sampah sembarangan, mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, memilah sampah dari rumah tangga, menjaga kebersihan sungai dan drainase, serta menanam pohon di lingkungan sekitar merupakan bentuk kontribusi nyata sang sangat berarti.

Poto bersama
Para kepala OPD

Kedua, semua pihak perlu terus mendorong pengelolaan sampah yang lebih baik dan berkelanjutan. Diperlukan sinergi antara pemerintah, dunia usaha, sekolah, komunitas dan masyarakat dalam mengurangi timbulan sampah serta meningkatkan pengelolaan melalui prinsip Reduce, reuse, dan recycle.

Ketiga, semua pihak harus menjaga kelestarian hutan, sungai, lahan dan seluruh ekosistem yang menjadi penyangga kehidupan. Penebangan liar, pembakaran lahan, dan pencemaran sungai, dan eksploitase sumber daya alam yang tidak terkendali harus menjadi perhatian serius kita bersama.

” Kepada generasi muda, saya titipkan harapan besar, Mada depan lingkungan hidup ada di tangan anak-anak muda hari ini. Jadilah generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki kesadaran ekologis, tanggungjawab sosial, dan semangat untuk menjadi pelopor perubahan. Bumi ini bukan warisan nenek moyang semata, tetapi titipan yang harus kita jaga untuk anak cucu kita kelak bersama,” katanya.

Pada momentum hari lingkungan hidup sedunia tahun 2026 ini, Wabup juga mengajak semua pihak untuk memperkuat tekad, mempererat sinergi dan membangun Gerakan dalam menjaga lingkungan. Mulailah dari lingkungan rumah, kantor, sekolah, tempat ibadah dan ruang-ruang publik.

” Mari hemat energi, hemat air, menanam pohon, menjaga kebersihan, mengurangi pemborosan, dan mengurangi jejak karbon dari aktivitas sehari-hari, jangan menunggu sampai kerusakan semakin parah,” katanya.

Peserta gotong royong massal

Penulis : A.R Wahid Harahap

- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

BERITA TERBARU