
KABAR SAROLANGUN – Ketua TP-PKK Kabupaten Sarolangun Ny Hj Risha Fitria Hurmin, SE menghadiri pembukaan Lomba Bertutur Tingkat SD/MI se-Kabupaten Sarolangun Tahun 2026 yang digelar Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPAD) Kabupaten Sarolangun, Kamis (25/6/2026).
Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua DWP Sarolangun Ny Lilis Sumiati Arief, Kepala DPAD Sarolangun H Ahmad Nasri, SH, MH, Jajaran DPAD Sarolangun, Jajaran OPD terkait, jajaran TP-PKK, kepala sekolah, guru pendamping, dewan juri, serta diikuti Jumlah 90 orang peserta dari 11 kecamatan, terdiri dari peserta yang mendaftar melalui Link sebanyak 54 orang murid dan 36 orang peserta yang mendaftar langsung ke Panitia Pelaksana.
Kepala DPAD Kabupaten Sarolangun, Ahmad Nasri, mengatakan bahwa lomba mengusung tema “Mencerdaskan Anak Bangsa melalui Peningkatan Literasi Siswa Menuju Sarolangun Maju 2025–2030″ dan dilaksanakan berdasarkan sejumlah regulasi, termasuk Undang-Undang Nomor 43 Tahun 2007 tentang Perpustakaan.
” Kegiatan yang didanai melalui DAK Non Fisik Dana Bantuan Pengembangan Perpustakaan Perpustakaan Nasional RI Tahun Anggaran 2026 ini bertujuan meningkatkan minat baca, kemampuan bertutur, serta menanamkan kecintaan terhadap budaya daerah melalui cerita-cerita yang sarat nilai kehidupan,” katanya.


Sementara itu, Ketua TP PKK Sarolangun Ny Risha Fitria Hurmin mengapresiasi penyelenggaraan lomba sebagai upaya menumbuhkan budaya literasi sejak dini. Menurutnya, kemampuan bertutur tidak hanya meningkatkan keberanian berbicara di depan umum, tetapi juga mengembangkan imajinasi, membentuk karakter, serta menanamkan nilai-nilai moral dan budaya kepada generasi muda.
” Saya berharap kegiatan ini mampu melahirkan generasi Sarolangun yang gemar membaca, percaya diri, cerdas, berkarakter, dan siap menyongsong Indonesia Emas 2045,” katanya.
Risha Fitria juga bilang bahwa penyelenggaraan Lomba Bertutur sebagai langkah nyata menumbuhkan budaya literasi dan kecintaan anak-anak terhadap buku sejak dini. Kegiatan ini tidak hanya melatih keberanian berbicara, tetapi juga membentuk karakter, mengembangkan imajinasi, serta menanamkan nilai-nilai moral dan budaya.
” Lomba bertutur ni tentunya bagi para pelajar dapat meningkatkan kepercayaan diri, membiasakan membaca, dan melahirkan generasi Sarolangun yang cerdas, berkarakter, menuju Sarolangun maju,” katanya.

Penulis : A.R Wahid Harahap






