spot_img

Pansus III DPRD Sarolangun Dukung Penataan Pasar Atas Sarolangun, Akmal : Aset Tidak Layak Akan Dibongkar

Ketua Pansus III DPRD Sarolangun H Akmal

KABAR SAROLANGUN – Pansus III Aset DPRD Sarolangun bersama sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke Pasar Atas Sarolangun, Selasa (21/07/2026).

Sidak tersebut dalam rangka pengecekan aset milik Pemerintah Daerah yang kondisinya terbengkalai untuk segera dilakukan penghapusan dan pembongkaran, guna dibangun baru atau dijadikan lokasi parkir.

Ketua Pansus III DPRD Sarolangun H Akmal mengatakan bahwa pada prinsipnya DPRD Sarolangun sangat mendukung terkait penghapusan aset dan pembongkaran aset-aset yang saat ini terbengkalai, untuk digunakan ke hal lain ataupun pembangunan kios baru.

” Kami dari pansus aset yang meninjau bahwa semua toko-toko yang ada, yang Aset yang ada tadi, ada yang Mawar, ada yang Anggrek. Ini tidak layak lagi untuk dihuni, ini akan kita hapuskan dan dijadikan sebagai kantong parkir,” katanya.

Ia menilai kondisi pasar atas Sarolangun saat ini sangat carut marut, yang seharusnya jalan lingkar di belakang pasar bisa dilewati kendaraan roda empat ternyata tidak bisa, dan masyarakat belanja memakai kendaraan roda dua yang parkir di pinggir jalan sehingga kondisi pasar semakin sempit.

” Tentu harapan kami ke depan bahwa pasar Sarolangun ini adalah pasar yang menjadi ikon terbaik untuk Kabupaten Sarollangun. Yang saat ini kita tahu sekali, carut-marutnya di pasar ini,” katanya.

” Dan los-los yang tidak bagus ini akan kita servis, akan kita perbaiki sehingga pedagang-pedagang yang di luar kita masuk, kita suruh menempati los, dan nanti di pinggiran los ini yang tidak layak akan kita hilangkan,” kata dia menambahkan.

Ia menambahkan agar kedepan pasar atas Sarolangun ini juga pedagang bisa berjualan di dalam pasar bukan seperti sekarang malah banyak di pinggir jalan, dan tentunya masyarakat pembeli juga ke dalam semua, sehingga tertata dengan baik.

Untuk itu, pihaknya pansus III DPRD Sarolangun bersama OPD terkait akan segera berkoordinasi dengan Bupati Sarolangun H Hurmin dan BPK RI terkait penghapusan aset yang tidak layak pakai dan terbengkalai.

” Untuk itu kita berharap pasar Sarolangun ini adalah menjadi pasar yang terbaik, dan sehingga ke depan Aset Kabupaten Sarolangun, yang meningkat. Karena banyak sekali ruko-toko kita yang tutup, karena tidak terfungsinya akses jalan yang baik,” katanya.

” Orang pedagang, dia ingin berjualan dengan nyaman dan tenang, sehingga pendapatan dia mendapatkan hasil yang banyak. Sementara pembeli, dia akan berkunjung dan datang seketika jalan dan parkir kendaraan nyaman,” kata dia menambahkan.

Penulis : A.R Wahid Harahap

- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

BERITA TERBARU