
KABAR SAROLANGUN – Bupati Sarolangun H Hurmin membuka secara resmi kegiatan kegiatan Rapat Koordinasi Percepatan Swasembada Pangan berbasis Pertanian Modern Advance Agriculture System (PM-AAS) dan Bimbingan Teknis Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) se-Kabupaten Sarolangun Bersama Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Provinsi Jambi Tahun 2026, Senin (10/08/2026) di Ruang Pola Kantor Bupati Sarolangun.
Kegiatan tersebut dihadiri Ketua DPRD Sarolangun Ahmad Jani, Kepala BRMP Provinsi Jambi Yunimar, S.Si, M.Si, Forkopimda, Para Asisten dan Staf Ahli Bupati Sarolangun, Kadis TPHP Sarolangun Dulmuin, SP, Kadis PMD Sarolangun Drs Tarmizi, Kadis Ketahanan Pangan Kab. Sarolangun Efrianto, M.Pd, Kepala UPTD BPPP Kabupaten Sarolangun Sutrianti, S.PKP, Jajaran BRMP Provinsi Jambi, Korwil BPP Kecamatan se-Kabupaten Sarolangun dan para PPL se-Kabupaten Sarolangun.
Kepala BRMP Provinsi Jambi Yunimar mengatakan bahwa seluruh penyuluh pertanian lapangan di Kabupaten Sarolangun agar dapat terus meningkatkan kinerja dan mengikuti proses uji kompetensi untuk meningkatkan penyuluh.
Untuk mencapai swasembada harus mencapai peningkatan produksi, kalau rata-rata di Kabupaten Sarolangun produktivitas 4,5 ton perhektar. Maka dalam waktu singkat untuk meningkatkan produksi, paling sampai 10 persen sehingga jadi 5 ton.
” Seluruh pemangku kepentingan memiliki pemahaman dan komitmen yang sama dalam mengawal implementasi PM-AAS. Dengan dukungan penyuluh, pemerintah daerah, serta berbagai institusi terkait, PM-AAS diharapkan mampu mempercepat peningkatan produktivitas padi sekaligus memperkuat upaya mewujudkan swasembada pangan nasional,” katanya.
Menurutnya, keberhasilan PM-AAS memerlukan kolaborasi erat antara penyuluh pertanian dan Pengendali Organisme Pengganggu Tumbuhan (POPT). Pendampingan harus dilakukan sejak pengolahan lahan hingga panen agar setiap tahapan budidaya dapat berjalan optimal.
” Strategi percepatan pelaksanaan PM-AAS sebagai sistem budidaya padi modern yang mengintegrasikan tanam benih langsung berpopulasi tinggi, mekanisasi penuh, pengelolaan air secara intermiten, serta penggunaan sarana produksi sesuai rekomendasi,” katanya.

Sementara itu, Bupati Sarolangun Hurmin mengatakan Pemerintah Daerah mendorong peningkatan kapasitas, inovasi dan kemampuan PPL dalam mendampingi petani, sekaligus memperkuat penerapan teknologi pertanian modern di lapangan.
Menurutnya, penyuluh memiliki peran strategis sebagai penghubung antara kebijakan pemerintah, perkembangan teknologi dan kebutuhan petani.
” Kolaborasi Pemkab Sarolangun dan BRMP Provinsi Jambi diharapkan mampu meningkatkan produktivitas pertanian, memperkuat kesejahteraan masyarakat tani, serta mewujudkan sektor pertanian Sarolangun yang semakin produktif dan adaptif terhadap perkembangan teknologi,” katanya.
Selain itu, penyuluh memiliki peran penting dalam keberhasilan pembangunan pertanian, tidak hanya menyampaikan informasi kepada petani, tetapi juga menjadi penghubung antara kebijakan pemerintah, inovasi teknologi, dan kebutuhan masyarakat di lapangan.
Karena itu, PPL harus terus meningkatkan kapasitas, kompetensi, inovasi, serta kemampuan dalam mendampingi petani sesuai perkembangan metode budidaya, teknologi pertanian, kondisi wilayah, dan kebutuhan petani.
” Saya juga mengapresiasi BRMP Provinsi Jambi dan seluruh pihak yang terlibat, karena sinergi lintas instansi sangat diperlukan agar pembangunan pertanian di Sarolangun dapat berjalan selaras dan tidak sendiri-sendiri,” katanya.
Dikatakan Hurmin, PM-AAS merupakan salah satu pendekatan budidaya berbasis teknologi yang diharapkan mampu menjaga stabilitas produksi pangan. Dimana Program PM-AAS merupakan langkah strategis untuk mentransformasi sistem pertanian dari pola konvensional menuju pertanian modern berbasis mekanisasi guna meningkatkan efisiensi usaha tani.
” Saya berharap sinergi antara pemerintah pusat, pemda, penyuluh pertanian, akademisi dan petani semakin kuat sehingga mampu meningkatkan produktivitas padi sekaligus mewujudkan swasembada pangan di Kabupaten Sarolangun,” katanya.
” Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim kegiatan Rakor Percepatan Swasembada Pangan berbasis Pertanian Modern Advance Agriculture System (PM-AAS) dan Bimbingan Teknis PPL se-Kabupaten Sarolangun Bersama BRMP Provinsi Jambi Tahun 2026 saya nyatakan dibuka,” kata dia menambahkan.


Dalam kegiatan tersebut, Bupati Sarolangun Hurmin juga melakukan penyematan tanda peserta serta diakhiri dengan kegiatan pemaparan narasumber dalam Bimtek PPL se-Kabupaten Sarolangun.
Penulis : A.R Wahid Harahap


