spot_img

Minta Turun Hujan, Pimpinan dan Majelis Guru Serta Santri Ponpes Rahmatul Ummah Gelar Shalat Istisqo

Pimpinan Ponpes Rahmatul Ummah Samsul Huda saat memimpin pelaksanaan sholat Istisqo

KABAR SAROLANGUN – Musim kemarau terus terjadi di wilayah Kabupaten Sarolangun, lebih dari dua bulan tidak ada hujan turun yang berdampak kekeringan, bahkan bencana kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang terus terjadi.

Bupati Sarolangun H Hurmin pun telah menginstruksikan untuk seluruh lapisan masyarakat Sarolangun agar melaksanakan sholat Istisqo. Dimana Sholat Istisqo ini merupakan sholat sunnah untuk memohon kepada Allah SWT agar diturunkan hujan ketika terjadi kemarau panjang dan kekeringan.

Menindaklanjuti hal tersebut, Pimpinan Pondok Pesantren dan seluruh Majlis Guru bersama Santriwan-Santriwati melaksanakan Shalat Istisqo, Jum’at (28/08/2026) di Halaman PonPes Rahmatul Ummah, Tanjung Rambai, Kelurahan Gunung Kembang, Kecamatan Sarolangun.

Kegiatan tersebut dihadiri Ketua Yayasan Ponpes Rahmatul Ummah Zulhitmi, M.Pd.I, Pimpinan Ponpes Rahmatul Ummah Samsul Huda, S.Pd.I, para Kepala Sekolah SD-IT, SMP-IT, SMA-IT serta para majelis Guru dan para santri yang antusias melaksanakan sholat minta hujan tersebut.

Ketua Yayasan Ponpes Rahmatul Ummah Zulhitmi mengatakan bahwa pelaksanaan sholat istisqa’ ini dilaksanakan dalam rangka memohon kepada Allah SWT untuk memberikan keberkahan dengan diturunkannya hujan.

Sebab, saat ini di Kabupaten Sarolangun dilanda kekeringan dan ancaman bencana kabut asap yang sudah terjadi belakangan ini.

Doa bersama
Yayasan Ponpes Rahmatul Ummah, Pimpinan dan Majelis Guru serta para santri saat khusuk melaksanakan sholat Istisqo

” Sholat Istisqo ini dalam rangka meminta hujan, dimana kita hampir satu bulan kita di landa kekeringan, suhu panas, sehingga terjadi kekeringan dan dampaknya banyak terjadi kebakaran hutan dan lahan,” katanya.

Zulhitmi juga mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk bermunajat dengan memohon kepada Allah SWT secara khusuk, dan hujan pun segera diturunkan di Kabupaten Sarolangun.

Dengan turunnya hujan, tentu kebakaran lahan yang terjadi di Kabupaten Sarolangun bisa diatasi.

” Di tengah kemarau panjang dan kekeringan yang melanda, mari kita bersama-sama meningkatkan ikhtiar dan mendekatkan diri kepada Allah SWT dengan melaksanakan Sholat Istisqo,” katanya.

” Mari perbanyak istighfar, doa, taubat, puasa sunnah, sedekah, serta amal kebaikan. Semoga melalui ikhtiar dan doa bersama, Allah SWT mengabulkan permohonan kita serta menurunkan hujan yang membawa keberkahan bagi seluruh masyarakat Kabupaten Sarolangun,” kata dia menambahkan.

Penulis : A.R Wahid Harahap

- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

BERITA TERBARU