
KABAR SAROLANGUN – Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kabupaten Sarolangun menggelar kegiatan pelatihan dan pengukuhan Relawan Pemadam Kebakaran (Redkar) Kabupaten Sarolangun Tahun 2026, Selasa (29/09/2026) di Aula Cafe EG dan Resto, Kecamatan Sarolangun.
Kegiatan tersebut dibuka secara langsung Wakil Bupati Sarolangun Gerry Trisatwika, SE, yang dihadiri Sekda Sarolangun Ir Muhammad Arief, RH, MUM, Staf Ahli Bupati Sarolangun Henriman, S.Sos, Hendrik Andilala, S.STP, Kadis DPKP Sarolangun Trianto, S.IP, ME, Kadishub Sarolangun Supriyanto, S.IP, Kalaksa BPBD Sarolangun Solahuddin Nopri, SH.
Selain itu hadir juga Sekretaris DPKP Deni Subhan, Kabid Damkar Wildan Ahmad Rauf, jajaran DPKP, dan puluhan relawan damkar selaku peserta kegiatan pelatihan.
Kepala DPKP Sarolangun Trianto mengatakan bahwa pihaknya menyampaikan terima kasih kepada seluruh peserta yang hadir yang telah berkenan menjadi Relawan Pemadam Kebakaran di Kabupaten Sarolangun.
Rekrutmen Redkar ini sendiri merupakan melalui sistem yang ada di Kementrian Dalam Negeri, dengan mengisi dan mengupload data langsung untuk kemudian mendapatkan kartu anggota serta SK.
” Redkar ini by sistem yang langsung dikomando oleh Kemendagri, dimana hari ini kita telah mencapai hampir 200 relawan kebakaran di Kabupaten Sarolangun,” katanya.


Kata Trianto, kegiatan ini mengacu kepada Permendagri nomor 114 tahun 2018 tentang standar tenis pelaksanaan pelayanan pemadaman dan kebakaran, Peraturan Mendagri nomor 16 tahun 2020 tentang pedoman hari ini Dinas Damkar telah naik peningkatan status dari type C ke type B, dan menunggu SK Bupati terkait nomenklatur damkar.
” Relawan Damkar ini merupakan organisasi sosial yang beranggotakan masyarakat yang secara sukarela berpartisipasi mewujudkan ketahanan lingkungan dari bahaya kebakaran,” katanya.
” Untuk masyarakat di lingkungan desa dan kelurahan ini mewadahi satuan kebakaran karena namanya barisan relawan kebakaran ataupun kelompok relawan lainnya, dimana pembentukan redkar dilaksanakan atas inisiatif masyarakat dan atau fasilitasi oleh pemerintah daerah,” kata dia menambahkan.
Kegiatan pelatihan ini diikuti sebanyak 50 orang peserta Redkar dari seluruh Kecamatan dalam wilayah Kabupaten Sarolangun, terjadi dari Kecamatan Sarolangun, Singkut dan Pelawan ada 9 orang, Kecamatan Pauh, Kecamatan Bathin VIIi dan Air Hitam ada 11 orang, Kecamatan mandangin dan Mandiangin Timur sekitar 22 orang, Kecamatan Limun, Kecamatan CNG dan batang Asai ada 8 orang.
” Kegiatan ini dilaksanakan selama satu hari pada hari Selasa 29 September 2026 waktu dan tempat dari pagi sampai selesai tempatnya gedung pertemuan EG Cafe dan resto, di lokasi ini bagian dari kita untuk peningkatan UMKM bukan untuk yang juga menjadi visi dan misi Bapak Bupati dan bapak Wakil Bupati Sarolangun dalam rangka ikut mengembangkan UMKM di Kabupaten Sarolangun,” katanya.

” Dan redkar ini bagian dari informasi kita ke lapangan, kalau ada kejadian kebakaran mereka ini yang memberikan petunjuk kemudian dalam rangka memunculkan informasi terkait dengan lokasi daerah setempat,” kata dia menambahkan.
Penulis : A.R Wahid Harahap


