
KABAR SAROLANGUN – Wakil Bupati Sarolangun Gerry Trisatwika, SE membuka secara langsung Penilaian Akreditasi Perpustakaan dan Arsip Daerah Kabupaten Sarolangun yang dilakukan oleh tim assesor penilaian Perpustakaan dengan standar Nasional Perpustakaan, Senin (26/10/2026) di Kantor DPAD Sarolangun.
Penilaian akreditasi Perpustakaan ini dihadiri tim assesor dari perpustakaan Nasional, diantaranya Adin Bondar,S.Sos,M.Si sebagai Deputi Bidang Pengembangan Sumber Daya Perpustakaan.
Dra. Made Ayu Wirayati, M.I.Kom sebagai Direktur Standardisasi dan Akreditasi, Renda Khris Ardhi Artha, S.Sos sebagai Pustakawan Ahli Pertama dan Trimo Septiono, S.AP. sebagai Pustakawan Ahli Pertama.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Kepala DPAD Sarolangun H Ahmad Nasri, SH, MH beserta istri, Sekretaris DPAD Sarolangun Dewi Yulianti, Kabid Pembinaan Perpustakaan dan Kegemaran Membaca Rosdiana, S.Pd, Kabid P2LPBP Baihaki, S.Ag, M.Si, Kabid Penataan Arsip Arie Kusmarini, SE, Pejabat struktural dan fungsional dan Staf DPAD Sarolangun.
Dalam arahannya, Wakil Bupati Sarolangun Gerry Trisatwika mengatakan atas nama Pemerintah Kabupaten Sarolangun menyambut baik dan memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan penilaian akreditasi perpustakaan ini. Tentu ini menjadi langkah penting dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan perpustakaan, memperkuat budaya literasi masyarakat, serta mewujudkan pengelolaan profesional, terstandar, yang berorientasi pada kebutuhan masyarakat
” Perpustakaan bukan hanya tempat menyimpan dan meminjam buku, tetapi juga merupakan pusat pembelajaran, sumber informasi serta sarana untuk meningkatkan pengetahuan dan kualitas sumber daya manusia, maka dari itu keberadaan perpustakaan sangat penting dalam mendukung pembangunan daerah dan menciptakan Sarolangun yang cerdas, berpengetahuan dan berdaya saing,” katanya.
Melalui penilaian akreditasi ini, lanjut Wabup bahwa diharapkan dapat mengetahui sejauh mana kualitas penyelenggaraan perpustakaan baik dari aspek kelembagaan, pelayanan, koleksi, tenaga perpustakaan, sarana dan prasarana maupun pengelolaan perpustakaan secara keseluruhan.

” Kita inginkan hasil akreditasi yang terbaik, tetapi tidak kalah penting bahwa masyarakat harus mendapatkan pelayanan yang lebih baik setelah akreditasi ini dilaksanakan,” katanya.
Selain itu, kata Wabup literasi ini adalah hal yang harus di tumbuhkan bersama di tempat di tengah tantangan dunia digital yang sekarang ini terjadi Teks book itu saingannya tidak lagi hanya bermain bola tidak hanya lagi hanya kegiatan-kegiatan anak-anak pada umumnya tetapi hari ini dihadapkan dengan gadget.
” Dan inilah peran kita sebagai pemerintahan Kabupaten Sarolangun untuk memberikan pelayanan yang sebaik-baiknya di perpustakaan kita sendiri, di situ ada banyak ada pelayanan milai pinjam meminjam buku atau pelayanan pembaca di tempat ataupun menghadirkan buku-buku yang berkualitas dan juga relevan dengan perkembangan zaman,” katanya.
Kepada dinas DPAD, Gerry Trisatwika pesankan selain memberikan pelayanan, pesan pertama yaitu pelayanan harus ditingkatkan baik itu dari segi fasilitas dan begitu dari sisi sumber daya manusia dan juga.
Yang kedua, harus meningkatkan u gerakan literasi karena membangun gerakan-gerakan kegiatan-kegiatan yang berdampak pada meningkatnya bagian literasi yang ada di Kabupaten Sarolangun. Ketiga, jadikan penilaian akreditasi ini menjadi bahan evaluasi kita kedepan
” Kepada tim penilai kami mengucapkan selamat datang sekali lagi dan juga kami harapkan arahan dan masukan yang membangun kami juga ingin perpustakaan ini semakin maju kedepannya dan makin menjawab kebutuhan masyarakat akan terwujudkan terwujudnya visi misi kita juga ya salah satunya yaitu Sarolangun yang unggul,” katanya.

” Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim kegiatan penilaian akreditasi Perpustakaan dengan standar nasional perpustakaan secara resmi saya nyatakan dibuka,” kata dia menambahkan.
Dalam kegiatan tersebut, Wakil Bupati Sarolangun Gerry Trisatwika bersama tim Assesor, Kepala DPAD Sarolangun Ahmad Nasri beserta jajaran meninjau ruangan perpustakaan daerah dan pelayanan yang dilakukan serta ketersediaan buku baca dan diakhiri dengan penilaian oleh para tim Assesor Perpustakaan Nasional.
Penulis : A.R Wahid Harahap


