
KABAR SAROLANGUN – Kabar gembira bagi seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Sarolangun, pasalnya gaji ke-13 yang dinanti-nantikan akhirnya cair hari ini, Kamis (13/08/2026).
Kabar tersebut dibenarkan langsung oleh Plt Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Sarolangun Hj Maria Susanti, SE.
” Ya, sesuai arahan bapak Bupati Sarolangun segera proses pencarian dan hari ini gaji ke-13 bagi seluruh ASN baik PNS maupun PPPK sudah cair, kecuali Dishub karena bapak Kepala Dinas sedang cuti umroh,” katanya, saat dihubungi media online kabarsarolangun.com.
Pencairan ini diharapkan tidak hanya membantu meningkatkan kesejahteraan ASN, tetapi juga menjadi motivasi untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat serta mendukung percepatan pembangunan daerah.
Pencairan gaji ke-13 inipun tentu disambut sumringah oleh para ASN Sarolangun karena dapat membantu memenuhi berbagai kebutuhan para ASN baik PNS maupun PPPK.
Hal itu dikatakan salah seorang PNS di Sarolangun, yang mengucapkan terima kasih atas telah diterimanya gaji ke-13 ini, yang tentu dapat menjadi penyemangat untuk terus meningkatkan kinerja.
” Alhamdulillah, luar biasa, kami ucapkan terima kepada bapak Bupati Sarolangun H Hurmin, yang tentu sangat kami butuhkan. Terima kasih banyak,” kata PNS tersebut yang enggan disebutkan namanya.

Sebelumnya, Bupati Sarolangun Hurmin juga sempat menegaskan apabila anggaran telah ada tentu akan segera dicairkan. Maka dari iapun meminta agar seluruh ASN nantinya setelah menerima gaji ke-13 ini untuk mempergunakannya dengan sebaik mungkin.
” Saya sampaikan waktu itu, Kalau ada duitnya insya Allah pasti kita bayar. Nah, ini janji kami, karena uangnya sudah ada, insya Allah dalam waktu dekat kami nanti surati seluruh OPD untuk menyiapkan secara aturannya supaya dibayarkan gaji yang ke-13 di bulan ini,” kata Hurmin, beberapa waktu lalu.
” Keterlambatan ini yang jelas dalam penganggaran kemarin kita sudah melihat anggaran tidak cukup. Saya ini tidak mau orangnya berandai-andai, kita tulis saja tapi barangnya tidak ada. Saya tidak mau kalau yang namanya ngomong-ngomong saja tapi tidak ada bukti nyata. itu saya tidak mau,” kata dia menambahkan.
Penulis : A.R Wahid Harahap


