Senin, Mei 20, 2024
BerandaDAERAHBox Culvert Di Desa Rantau Gedang Amblas, Akses Jalan Penghubung Warga Terancam...

Box Culvert Di Desa Rantau Gedang Amblas, Akses Jalan Penghubung Warga Terancam Putus

 

Kades Rantau Gedang Zulman Manaf saat melihat langsung kondisi box culvert yang amblas akibat diterjang arus air sungai

KABAR SAROLANGUN- Akibat hujan deras yang terjadi di wilayah Kabupaten Sarolangun mengakibatkan box culvert yang ada di Desa Rantau Gedang, Kecamatan Bathin VIII, amblas pada Minggu (23/10/2022) pagi hari tadi.

Hal itu membuat akses jalan satu-satunya penghubung warga setempat serta tiga desa lainnya terancam putus, dan tidak bisa dilalui oleh kendaraan bernotase berat.

Kades Rantau Gedang, Zulman Manaf mengaku langsung turun kelokasi setelah mendapatkan informasi kejadian tersebut, ia menyebutkan lokasinya berada di dekat gerbang selamat datang Desa Rantau Gedang, perbatasan dengan Desa Pulau Buayo.

“Kondisi box tersebut sudah amblas dan tidak bisa dilewati kendaraan berat. Ini mungkin disebabkan hujan lebat tadi malam sampai pagi ini sehingga air sungai Ibul ini meluap dan akibatnya Box ini hancur di terjang arus,” katanya.

Dia menjelaskan, yang lebih parahnya lagi kata dia, Box tersebut merupakan satu satunya akses jalur poros untuk warga lima desa yakni, Desa Batu Penyabung, Desa Pulau Buayo, Desa Rantau Gedang, Desa Muaro Lati, dan Desa Tanjung Gagak.

“Kalau ini putus, yaa putuslah akses warga desa yang lewat sini, sebab ini satu satunya jalan poros menuju desa tetangga, kami berharap kepada pemerintah daerah segera menyikapi hal ini,” katanya.

Box Culvert Amblas

Terpisah H. Hurmin SE anggota DPRD Sarolangun Dapil I Kecamatan Sarolangun dan Bathin VIII dihubungi menyebutkan telah mendapatkan data dan informasi terkait hal tersebut.

“Sudah dapat infonya, barusan saya sudah kontak pihak PU segera turunkan alat berat atau cari segera solusi nya. Saya tau persis itu jalur poros kalau putus putus semua akses warga lima desa dalam,” katanya.

Hal senada juga, dikatakan oleh Ade Saputra yang juga anggota DPRD Sarolangun Dapil I, dia akan segera turun ke lokasi bersama pihak kecamatan Bathin VIII.

“Saya sebentar lagi turun ke lokasi dengan pak camat, kita lihat dulu datanya nanti kita juga akan sampaikan ke pihak dinas terkait, semoga ini segera ada solusinya,” katanya singkat melalui telepon genggam miliknya.

Terpantau di lokasi, Pihak Polsek Bathin VIII setempat bersama pemerintah desa dan juga warga sudah membuat batas tali dan warning kepada warga untuk berhati hati.

Penulis : A.R Wahid Harahap

 

- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

BERITA TERBARU