spot_img

Bukan Karena Demo Tetapi Kesalahan Administrasi, Penyebab Fatal Operasional Pabrik Sawit PT SMM Pelawan Jaya Di Tutup Sementara 

Kadis LHD Sarolangun Kurniawan, ST, ME

KABAR SAROLANGUN – Pabrik Sawit Mini Berondol PT Samudera Mahkota Mas (SMM) telah dihentikan sementara operasionalnya oleh Pemerintah Kabupaten Sarolangun, sebagaimana berita acara kesepakatan bersama pihak perusahaan.

Pemberhentian sementara operasional pabrik tersebut ditegaskan Kepala Dinas Lingkungan Hidup Daerah (LHD) Sarolangun Kurniawan, ST, ME, bukan dikarenakan desakan dalam aksi unjuk rasa yang belakangan ini terus terjadi.

Kata Kurniawan, bahwa pemberhentian sementara operasional pabrik sawit ini dikarenakan kesalahan administrasi yang dilakukan pihak perusahaan dan menjadi temuan pihaknya dilapangan.

” Perusahaan dengan kita pemerintah, melalui Dinas Lingkungan Hidup. Jadi PKPLH pernyataan kesanggupan pengelolaan lingkungan hidup, itu sekarang namanya yang sudah kami setujui pernyataan dari mereka berupa UKL-UPL,” katanya, Rabu (20/05/2026) kepada media ini.

” Jadi ada beberapa temuan tadi teknis dan administrasi dimana tidak sesuai dengan dokumen. Jadi tidak sesuai dengan dokumen produksinya mereka yang menyebabkan ini harus kami hentikan, jadi bukan hanya karena aksi demo,” kata dia menegaskan.

Sebelum ada demonstrasi, pihaknya dari dinas LHD Sarolangun telah merespon, menyikapi dan merespon dari hasil berita-berita di lapangan, berita-berita online, hingga dari berbagai media sosial.

” Tidak hanya melalui laporan tertulis. iya Pihak-pihak tertentu kepada Dinas Lingkungan itu tidak, tapi kami merespon itu, kami langsung menurunkan tim ke lapangan,” katanya.

Kata Kurniawan bahwa pihaknya akan menyusun dalam berita acara berdasarkan kesalahan yang ada di lapangan dan administrasi, dimana ada tenggang waktu masing-masing kesalahan tersebut.

Sementara, Hasil labor dari pengambilan sampel pabrik sawit PT SMM ini belum sepenuhnya selesai, tapi sebagian sudah ada yang selesai yang dipergunakan untuk proses kami menginventarisasi mis-mis yang ada di lapangan.

” Jadi tahap pertama ini nanti kami akan mengeluarkan saksi paksaan pemerintah. Sanksi paksaan pemerintah ini dengan kami awali dengan penutupan sementara ini sambil kami menerbitkan ini kembali karena sudah siap itu paksaan pemerintahnya. Tinggal kita minta laporan ke Bupati untuk persetujuan,” katanya.

” Jadi kita harus berdiri di dua sisi, di sisi masyarakat kita membela masyarakat, tapi investasi harus kita jaga. Karena dampak positifnya investasi ini juga banyak. Hari ini satu-satunya pabrik berondol cuma itu. Dulu berondol dibuang-buang, kini ada harganya. ada sisi positif,” kata dia menambahkan.

Penulis : A.R Wahid Harahap

- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

BERITA TERBARU