
KABAR SAROLANGUN – Bupati Sarolangun H Hurmin membuka secara resmi kegiatan Sosialisasi dan Advokasi Akreditasi Perpustakaan Desa/Kelurahan dan Sekolah Kabupaten Sarolangun Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPAD) Sarolangun, Selasa (08/09/2026) di ruang Aula DPAD Sarolangun.
Kegiatan tersebut dihadiri Kepala DPAD Sarolangun H Ahmad Nasri, SH, Mahdiyanto, S.Hum, Assesor Perpustakaan di Perpunas RI, Isnaini Nana sumber dari Assesor Perpustakaan Provinsi Jambi, Kabid Pembinaan Perpustakaan dan Kegemaran Membaca Rosdiana, S.Pd, Kabid P2LPBP Baihaki, S.Ag, M.Si, Kabid Penataan Arsip Arie Kusmarini, SE, Para peserta terdiri dari pustakawan Desa/Kelurahan dan Sekolah dalam wilayah Kabupaten Sarolangun.
Dalam laporannya, Kepala DPAD Sarolangun Ahmad Nasri mengatakan bahwa kegiatan ini dilaksanakan berdasarkan UU Nomor 43 Tahun 2007 tentang Perpustakaan, Peraturan Perpustakaan Nasional tentang standar Akreditasi Perpustakaan, Peraturan Bupati Sarolangun Nomor 20 tahun 2018.
” Peserta kegiatan ada sebagai kepala desa, lurah, kepala sekolah, pengelola perpustakaan sekolah dengan jumlah 240 peserta berasal dari seluruh Kecamatan dalam wilayah Kabupaten Sarolangun,” katanya.

Dijelaskan Ahmad Nasri kegiatan bertujuan dalam rangka memberikan pembekalan sosialisasi dan advokasi kepada pengelola perpustakaan dan pemangku perpustakaan mengenai akreditasi perpustakaan serta memberikan sosialisasi Mekanisme dan tekhnis dan prosedur pengajuan akreditasi perpustakaan
” Kami berharap kegiatan dapat memberikan pemahaman kepada pustakawan desa/kelurahan dan sekolah akan pentingnya akreditasi serta mendorong terpenuhi standar penyelenggaraan perpustakaan,” katanya.
Sementara itu, Bupati Sarolangun Hurmin mengatakan atas nama Pemerintah Kabupaten Sarolangun menyampaikan apresiasi apresiasi yang setinggi-tingginya kepada DPAD Kabupaten Sarolangun yang telah menyelenggarakan kegiatan ini sebagai bentuk komitmen dalam meningkatkan kualitas layanan perpustakaan di tengah masyarakat.
” Saya juga menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada para narasumber dari universitas negeri Sultan Taha Saifudin Jambi yang telah berkenan hadir untuk memberikan wawasan pendampingan serta berbagai pengalaman kepada kita semua, semoga ilmu dan pengetahuan yang disampaikan dapat memberikan manfaat besar bagi kemajuan perpustakaan di Kabupaten Sarolangun,” katanya.

Dikatakan Hurmin, perpustakaan bukan hanya sekedar tempat menyimpan buku tetapi merupakan ruang yang memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk belajar meningkatkan wawasan dan mengembangkan potensi diri, keberadaan perpustakaan desa kelurahan dan sekolah memiliki peran penting dalam membangun budaya membaca serta menciptakan masyarakat yang lebih cerdas dan berdaya saing
” Saya berharap seluruh pengelola perpustakaan dapat semakin memahami pentingnya peningkatan kualitas layanan perpustakaan, akreditasi hendaknya tidak dipandang hanya sebagai sebuah penilaian tetapi sebagai motivasi untuk terus memperbaiki pengelolaan pelayanan serta memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat dan peserta didik kita,” katanya.
Selain itu, Ia menegaskan Pemerintah Kabupaten Sarolangun terus mendorong berbagai upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia salah satu jalannya adalah melalui penguatan budaya literai karena masyarakat yang gemar membaca dan memiliki akses terhadap informasi yang baik akan menjadi modal penting dalam pembangunan daerah.
” Saya berharap ilmu dan pengetahuan yang diperoleh dapat diterapkan dalam rangka meningkatkan pelayanan dan kualitas perpustakaan. Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim kegiatan Sosialisasi dan Advokasi Akreditasi Perpustakaan Desa/Kelurahan dan Sekolah Kabupaten Sarolangun Tahun 2026 secara resmi saya nyatakan dibuka,” katanya.

Kegiatan tersebut diakhiri dengan Poto bersama dan pemaparan para narasumber dalam Sosialisasi dan Advokasi Akreditasi Perpustakaan Desa/Kelurahan dan Sekolah Kabupaten Sarolangun Tahun 2026.
Penulis : A.R Wahid Harahap


